pemkab muba
Berita Daerah

Jelang Idul Adha Satgas OKI Siap Siaga PMK

128
×

Jelang Idul Adha Satgas OKI Siap Siaga PMK

Sebarkan artikel ini
IMG-20220616-WA0022
pemkab muba

OKI – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Ogan Komering Ilir (OKI) secara serius melalukan upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten OKI.

Upaya tersebut dengan cara melakukan penyuluhan untuk memantau dan menangani PMK pada hewan ternak di Pasar Hewan Tugu Jaya Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI.

“Upaya pencegahan ini membutuhkan komitmen para pedagang ternak, terutama menjelang Idul Adha tahun ini. Para pedagang harus disiplin memahami dan safety merawat hewan ternak, serta diberikan obat dan vitamin sehingga hewan ternak di OKI aman, sehat dengan kualitas sangat baik untuk dikonsumsi”, ujar Imlan Kairum Kepala Disbunnak OKI, Kamis (16/06/2022).

Lebih lanjut Imlan menjelaskan, penyakit PMK menyerang hewan ternak yang berkuku genap, seperti sapi, kerbau, kambing dan domba.

“Penyakit Mata dan Kuku ini menyebar dengan cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, tanda hewan yang tertular antara lain demam tinggi, hipersalivasi, sebagian ada lepuh di lidah dan rongga mulut, pincang, luka pada kaki dan lepasnya kuku pada sapi yang menular sangat cepat dalam satu kawanan kandang,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, Pasar Hewan Tugu Jaya Lempuing dipilih menjadi lokasi pengecekan, karena merupakan pasar hewan terbesar di Kabupaten OKI dengan 7800 ekor sapi.

“Pembentukan gugus tugas untuk pengawasan hewan ternak khususnya di Pasar Hewan Tugu Jaya, kita berharap tidak ada yang terjangkit penyakit PMK ini,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, H. Husin mengatakan, begitu ada virus PMK ini langsung memberikan intruksi membentuk satgas agar tidak begitu cepat menyebar. Satgas yang terkait antara lain Dandim 0402 OKI, Polres, dan OPD terkait.

“Kami menyarankan, mudah-mudahan pendemi PMK ini dengan kita bergotong royong akan teratasi dengan baik,” tegasnya.

Ruzuan Efendi selaku kepala DKPP Sumsel mengatakan, gugus tugas tersebut merupakan instruksi langsung dari Gubernur Sumsel, H. Herman Deru kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pemerintah Provinsi Sumsel, saat PMK muncul di beberapa daerah.

“Kami dari Pemerintah Provinsi mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab OKI, bahwa kita harus mematuhi aturan agar semua hewan ternak selalu sehat dan pandemi PMK ini terhindari bahkan teratasi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *