oleh

Jatanras Polda Sumsel Tembak Pelaku Penodongan Diatas Jembatan Ampera

Palembang l Unit l Subdit lll Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan Kanit l AKP. Willy Oscar. SE, Panit l IPDA Akil Boy. SH. MSI dan Katim l Aipda Kelvin Marley 2002, lumpuhkan pelaku penodongan diatas Jembatan Ampera.

Tersangka Jhoni Ringgo (40) diamankan petugas setelah dua tahun lebih melarikan diri dari kejaran polisi setelah melakukan penodongan.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol CS Panjaitan didampingi Kanit l AKP Willy Oscar. SE mengatakan, tersangka melakukan penodongan terhadap Indra Wijaya (25) yang sedang duduk berduaan dengan sang pacar, Maryani (25), di atas Jembatan Ampera Palembang pada (25/04/2021) sekitar jam 19.30 Wib.

“ Kejadian bermula saat korban bersama pacarnya duduk di kursi di atas jembatan Ampera di datangi kedua pelaku meminta hp namun di tolak korban, akibatnya tersangka Jhoni Ringgo mengeluarkan senjata tajam dan menusuk korban hingga bajunya robek.” ungkap Kompol CS Panjaitan kepada beritamusi.co.id, Senin (06/09/2021).

Karena takut akhirnya kedua korban menyerahkan hp nya dan bahkan ke dua tersangka juga merampas tasnya kedua korban, setelah itu kedua pelaku warga jalan Dipo lorong Sulawesi Kertapati Palembang tersebut melarikan diri.

Aksi keduanya diketahui warga dan berusaha mengejar dan menangkap pelaku, akhirnya kedua terjung ke sungai musi dari atas jembatan Ampera untuk menghindari massa.

“ Namun pada saat yang sama anggota opsnal unit 1 jatanras sedang hunting berhasil menangkap tersangka Silvi saat menepi di sungai Musi setelah lompat dari jembatan Ampera sedangkan temannya Jhoni Ringgo lolos, sekarang Silvi Silingga sedang menjalani hukuman di pencara.” beber Kompol CS Panjaitan.

Tersangka sempat buron usai beraksi melarikan diri, modusnya mendatangi korban bersama temannya dengan modus menodong menggunakan pisau menusuk korban hingga bajunya robek, merampas hp dan tas korban, saat kejadian korban sedang duduk di atas jembatan Ampera bersama temannya dekatnya.

Tersangka merupakan residivis pernah di tangkap kasus pencurian di tahun 1998 dan kasus sajam di polrestabes Palembanng di jerat dengan pasal 365 KUHP tentang curas dengan ancaman penjara di atas 5 tahun.

” Tersangka yang temannya terlebih dahulu yang ditangkap sedangkan tersangka yang kita amankan sekarang yang sempat terjun ke sungai musi setelah melakukan penodongan di atas jembatan Ampera,” tambah Kompol. CS Panjaitan.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka Jhoni Ringgo dihadapan petugas telah mengakui bahwa dirinyalah yang melakukan penodongan terhadap korban Indra Wijaya (25) yang saat itu sedang duduk berduaan dengan sang pacar, Maryani (25), di atas Jembatan Ampera Palembang pada (25/04/2021) sekitar jam 19.30 Wib lalu.

“ Ya pak saya ditangkap dengan kasus 365 dikawasan diatas jembatan Ampera, memang saya yang melakukan penodongan terhadap kedua korban yang lagi pacaran, dan saya sambil mengancam korban menggunakan sajam untuk menakuti korban serta saya berhasil merampas hp dan tas milik korban,” kata Jhoni Ringgo.

Kemudian Tersangka Jhoni Ringgo menambahkan bahwa dirinya sempat dikejar masa lalu terjung ke sungai musi.

“ Di Bangka saya jualan balon, terus balik Palembang karena rindu dengan keluarga, kemudian saya ditangkap di dekat masjid Agung kemarin, saya juga pernah ditangkap di tahun 1998 dengan kasus maling dan sajam di Polrestabes Palembang,” lanjut Jhoni Ringgo sambil menahan sakit. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya