Lahat – Tak ingin Situs Megalith Tinggi Hari hanya jadi tumpukan batu tua yang dipandang sebentar lalu ditinggalkan. Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, genjot pembenahan kawasan wisata sejarah tersebut.
Bursah kembali turun mengecek kondisi dan kesiapan pengembangannya. Sejumlah kebutuhan yang selama ini jadi bagian penting dalam menunjang kenyamanan wisatawan, pembangunannya jadi prioritas.
Mulai dari toilet umum, sumur bor untuk keberadaan air bersih. Pelebaran jalan menuju lokasi dan penerangan berbasis panel surya. Tapi bukan cuma itu. Kawasan Situs Megalith Tinggi Hari juga akan ditata dengan keberadaan taman, rumah makan, kafe hingga lapak UMKM.
“Situs bersejarah ini sedang didorong untuk naik kelas. Bukan hanya sebagai lokasi peninggalan masa lalu, tapi juga sebagai kawasan wisata yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Bursah, Rabu (30/9/2026).
Bursah menegaskan, pengembangan Situs Megalith Tinggi Hari merupakan bagian dari komitmen Pemkab Lahat, mengangkat potensi wisata sejarah daerah. Bursah menargetkan, November 2026, seluruh fasilitas di kawasan Situs Megalith Tinggi Hari sudah selesai.
“Pengembangan kawasan tidak boleh mengorbankan benda dan kawasan yang memiliki nilai sejarah. Harus dilakukan secara terencana, dengan tetap mengedepankan aspek pelestarian cagar budaya,” tegas Bursah. Sfr













