oleh

Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang Hadirkan Titoker Muda dalam Webinar

Palembang| Di Era Digital, para Generasi Z dituntut untuk kreatif dan bijak dalam menggunakan media sosial, ditambah lagi Pandemi Covid-19 masih terus hadir di sekililing kita. Kehidupan New Normal harus dibiasakan oleh setiap kalangan masyarakat dengan mentaati protokol kesehatan.

Untuk meningkatkan jalannya perekonomian perlunya kolaborasi setiap entitas masyarakat, oleh karena itu Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2020 Kelas A FISIP UIN Raden Fatah Palembang gelar webinar dengan tema “Strategi Jitu Berkomunikasi dan Berkolabrasi di Era New Normal” bersama narasumber yaitu Muhammad Teuku Daffa selaku public speaking enthusiast digital creator dan tiktoker dengan followers 313K.

Kegiatan tersebut dilakukan secara virtual menggunakan platform zoom dengan tujuan mengetahui dan menambah tentang cara berkomunikasi dan berkolaborasi dengan baik di era new normal.

Teuku Daffa selaku narasumber yang berkompeten dibidangnya mengatakan cara melatih Public Speaking, salah satunya ialah berbicara di depan kamera dan memberikan tips dalam meningkatkan personal branding.

“Melatih public speaking bisa melalui digital seperti di depan kamera kemudian mengevaluasi sendiri dimana terdapat kesalahan dan memperbaikinya selain itu untuk meningkatkan personal branding dengan cara mengikuti komunitas yang sejalan karena jika tidak sejalan kemudian untuk membuat konten yang baik harus memperhatikan dampak dari konten yang dibuat untuk personal saja atau untuk kepentingan bersama,” tuturnya.

Dilanjutkan Sari Bayurini, S.Sn.,M.M. selaku moderator webinar dengan tema “Stategi Jitu Berkomunikasi dan Berkolabrasi di Era New Normal” menjelaskan alasan memilih tema webinar tersebut.

“Saat ini kita sedang mengalami masa transisi di mana melakukan rehabilisasi untuk bangkit dari pandemi,” tuturnya.
Sari Bayurini, S.Sn.,M.M.

menyimpulkan terdapat tiga strategi berkomunikasi dan berkolabrasi pada era new normal.

Pertama, menguasai skill digital komunikasi baik teknik digital,audio maupun visual.

Kedua, memiliki kemampuan publik speaking yang baik dan benar jika tidak menguasi tidak maka tidak akan tersampaikan maknanya.

Ketiga, berkolobrasi melakukan komunikasi interaktif dengan pihak lain seperti komunitas yang sejalan dengan tujuan.

Muhammad Ali Said selaku ketua panitia dalam sambutanya menyampaikan event ini adalah acara pertama yang diadakan di kelas Ilmu Komnikasi A dan event terakhir, karena acara ini diadakan di akhir tahun.

“Walaupun ini adalah acara terakhir yang kami adakan semoga bukan terakhir kali kita bertemu dan menyambung silaturahmi, kita bisa bertemu di agenda berikutnya baik agenda kami maupun kalian dan semoga teman-teman mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk acara ini dan Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang terlibat dan kepada seluruh peserta yang berpartisipasi” tutupnya.

Webinar sukses dilaksanakan dengan penuh antusias dan diikuti kurang lebih 90 peserta webinar.

Sementara itu, webinar dimeriahkan dengan pemberian hadiah untuk pertanyaan terbaik serta pengumuman pemenang lomba dari kegiatan kompetisi Vidio kreatif.

Komentar

Berita Lainnya