
Guna menghilangkan angapan tersebut Heri Amalindo yang baru dilantik menjadi ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kabupaten PALI, bertekad menjadikan olahraga ini sebagai olahraga yang bisa dinikmati semua kalangan.
“Bahkan kami ingin memasukkan olahraga golf sebagai salah satu ekstrakurikuler di sekolah baik SD, SMP dan SMA,” kata Heri yang merupakan Bupati PALI di Lapangan Golf Pendopo, Sabtu (14/5).
Sebagai kabupaten yang memiliki lapangan golf, PALI akan memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk memanfaatkan lapangan golf yang memiliki 18 hole tersebut.
“Kita patut bersyukur, PALI memiliki lapangan golf sendiri. Bahkan kontur tanah termasuk kolam yang ada disini alami, bukan kolam buatan. Jadi lapangan ini sangat menantang. Harus kita manfaatkan untuk mencetak atlet handal,” paparnya.
Agar bisa mencetak atlet handal, olahraga ini akan dikenakan kepada para pelajar sejak usia dini. Terkait kendala peralatan yang mahal, menurut Heri bisa difasilitasi oleh KONI.
“Peran pemerintah dan KONI adalah membuka kesempatan bagi atlet untuk berprestasi. Hal inilah yang akan kita dorong,” ujar Heri yang juga ketua umum KONI Kabupaten PALI.
Bahkan, Heri Amalindo berharap disetiap kabupaten dan kota di Sumsel membangun lapangan golf mini yang bisa digunakan oleh para pelajar.
“Biar nanti bisa diadakan turnamen golf antar pelajar se-Sumsel. Untuk memudahkan pencetakan atlet potensial asli Sumatera Selatan,” terang Heri.












