oleh

Hasil Rapid Test 15 Orang Kontak Erat Pasien COVID-19 asal Permis Non Reaktif

TOBOALI – Tim Surveilans Puskesmas Simpangrimba telah melakukan tracking terhadap sejumlah orang yang terlibat kontak erat dengan pasien inisial S asal Desa Permis terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (2/10).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Bangka Selatan (Basel) Supriyadi mengatakan sedikitnya ada 15 orang yang berkontak erat dengan pasien S sudah dilakukan rapid test.

“Hasil tracking kontak erat dengan S total 15 orang setelah dilakukan rapid test semuanya NR atau non reaktif dan tanpa gejala. Saran tindak lanjut dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” kata Supriyadi melalui keterangan resminya.

Sebelumnya, seorang pria asal Kota Cirebon yang bekerja di Desa Permis, Kecamatan Simpangrimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berinisial S (56) dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Basel Supriyadi mengatakan, S dipastikan terpapar covid saat dirinya hendak pulang kampung ke Kota Cirebon.

Ceritanya, pada Selasa (29/9) kemarin, S akan melakukan perjalanan pulang ke Kota Cirebon. Ketika melakukan tes rapid di RS DKT Pangkalpinang, hasilnya menunjukan IGg reaktif.

“Kemudian dilakukan swab dan karantina. Hari ini hasil swab keluar dan terkonfirmasi positif padahal yang bersangkutan tidak mengeluhkan ada gejala,” ujar Juru Bicara Tim GTPPC-19 Basel Supriyadi, Kamis (1/10). (Devi)

Komentar

Berita Lainnya