oleh

Haris Pertama: “KNPI Harus Kawal Aspirasi Masyarakat Nelayan dan Menolak KIP”

SUNGAILIAT | Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama, SH menegaskan bahwa tugas KNPI adalah mengawal kepentingan-kepentingan rakyat, dan tegas menolak operasional KIP. Demikian disampaikan Haris Pertama di hadapan sejumlah wartawan di usai melihat secara langsung operasi KIP dari pesisir Matras Rabu (28/10/20) pagi. Haris Pertama menegaskan bahwa KNPI tidak pada posisi mendukung operasional KIP seperti yang diinformasikan. Ia bahkan meminta Pemerintah daerah untuk mengkaji ulang untuk mengijinkan KIP beroperasi di Pantai Matras.

“Sudah kita tanyakan Kepada Ketua bahwa KNPI tidak terlibat dalam konferensi pers tentang dukungan terhadap operasional KIP. Karena kegiatan KIP itu akan berefek dampak atas mata pencarian rakyat. Seperti tempat ini (Laut Matras) ini merupakan tempat mata pencaharian rakyat. KNPI itu justru harus mendengar aspirasi masyarakat. Kalau hari ini masyarakat hari ini terganggu mata pencahariannya, atau terancam hilang mata pencahariannya ya harus ditolak. Kita juga meminta pada Pemda, kepada Bupati atau Gubernur untuk tidak mengijinkan KIP di sekitar Pantai Matras ini,” tegasnya.

Terkait nama induk organisasi pemuda ini yang diduga telah dicatut sebagai salah satu dari 22 OKP yang mendukung KIP, haris Pertama memerintahkan agar KNPI Bangka segera mengklarifikasi hal tersebut. Menurut Haris, KNPI Bangka harus menggelar konferensi pers. Karena keberadaan KIP sangat berpotensi mengganggu mata pencaharian masyarakat, serta hiburan masyarakat menengah ke bawah. 

“Harus diklarifikasi, harus ada konferensi pers karena ini mengganggu perekonomian rakyat, jadi harus ada solusi di sini. Jika tidak KNPI harus bersama-sama rakyat di sini. Saya juga sudah meminta kepada pihak kepolisian untuk mengawal masalah KIP ini, mengkaji, jika ternyata mengganggu ekonomi rakyat harus dihentikan,” tegas Haris Pertama.(doni)

Komentar

Berita Lainnya