oleh

Gandeng BPS, Polres Basel Gelar Survei Persepsi Eksternal ITK

Toboali | Kepolisian Resor (Polres) Bangka Selatan (Basel), Polda Bangka Belitung (Babel) terus melakukan terobosan dan upaya-upaya peningkatan kinerja melalui berbagai program inovasi maupun kualitas pelayanan, Kamis (4/6).

Baik sumber daya manusia atau berbagai sarana dan prasarana yang mempermudah masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaiknya guna mewujudkan sosok Polri sebagai pelayan, pelindung, pengayom serta penegak hukum yang profesional.

Satu diantaranya ialah mengadakan Survei Persepsi Eksternal Indeks Tata Kelola (ITK) Online Polri 2020 bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Basel dengan audiens puluhan perwakilan elemen masyarakat maupun instansi.

Atau juga stakeholder hingga pejabat Forkopimda serta perwakilan masyarakat tiap kelurahan/desa se Basel untuk menjadi responden pengisian kuisioner yang telah diprogramkan oleh BPS secara online.

Antusias terlihat dari seluruh responden dalam memberikan penilaian pada kegiatan yang diselenggarakan di Kantor BPS Basel, Komplek Perkantoran Pemkab Basel pimpinan I Ketut Mertayasa bilang.

Kepala BPS Basel I Ketut Mertayasa bilang dan berpesan kepada para responden untuk mengisi kuisionernya sesuai dengan apa yang dirasakan dan memebrikan penilaian sekara objektif tanpa ada rasa ragu.

“Kepada para responden yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir, saya ucapkan terimakasih dan dalam pengisian kuisionernya agar di isi secara nyata, sesuai dengan apa yang bapak, ibu rasakan,” ujarnya.

Tentunya, dia sangat mengapresiasi Polres Basel pimpinan AKBP Stanislaus Ferdinand Suwarji yang mengajak instansinya untuk melakukan penilaian kinerja Polres Basel secara umum. Ini merupakan wujud transparansi dari polres.

“Ya, ini memang wujud transparasi Polres Basel dalam membangun kepercayaan masyarakat guna peningkatan kinerja serta profesionalisme polisi yang ada di Basel, sebuah langkah yang luar biasa dan patut di apresiasi,” sebutnya. 

Sementara itu, Kapolres Basel AKBP Stanislaus Ferdinand Suwarji mengatakan kegiatan survey eksternal itu bertujuan untuk mewujudkan Polri yang profesional serta bersih dan bebas dari korupsi.

“Kemudian kolusi maupun nepotisme serta meningkatkan kualitas pelayanan baik SDM dalam arti petugas itu sendiri maupun sarana prasarana pendukung serta akuntabilitas kinerja itu sendiri,” sebut AKBP Ferdinand. 

Selain itu juga, berlandaskan kerangka konseptual yang terdiri dari 7 prinsip yaitu prinsip kompetensi, responsi, perilaku, transparan, fairness, efektivitas dan prinsip akuntabilitas.

“ITK ini menjadi langkah pengambilan kebijakan berdasarkan bukti dan alat perbandingan kinerja yang objektif, adil dan akurat. Hasil survei ini akan menjadi masukan serta koreksi bagi kami kedepan, ” katanya.

Artinya apa, sambung AKBP Ferdinand apapun hasil dari survei tersebut, dirinya berharap akan menjadi Masukan berarti bagi Polres Bangka Selatan dan Jajaran dalam mengabdi kepada masyarakat. (Devi)

Komentar

Berita Lainnya