oleh

Edarkan Upal, Dua Warga Musi Rawas Dibekuk Polisi

MUSIRAWAS | Petugas unit reskrim Polsek Tugumulyo Polres Mura, berhasil membongkar sindikat pelaku pengedar uang palsu (Upal) kian meresahkan warga. Tak tanggung-tanggung, petugas tim buser dikomandoi Kapolsek Iptu Dadang dengan sigap membekuk dua pelaku, Tusiman (50) dan Kuswanto yang tengah menghadiri hajatan sedekahan warga di Desa E Wonokerto, Kecamatan Tugumulyo, Kamis (28/2) malam sekitar pukul 20.00WIB. 

Dari hasil pengeledaan di kediaman masing-masing pelaku, petugas mendapati barang bukti (Bb) ratusan lembar uang palsu (Upal) pecahan Rp. 50 Ribu dan 100 ribu. 

Kapolsek Tugumulyo, Iptu Dadang membenarkan adanya kejadian beredarnya uang palsu (Upal) pecahan 50 Ribu dan 100 Ribu terjadi dibeberapa desa di Kecamatan Tugumulyo. Kemudian, menindaklanjuti hal tersebut. Pihaknya telah lakukan penyidikan, akhirnya dengan cepat kita turun menangkap dua pelaku Tusiman (50) warga setempat, kemudian Kuswanto (30) warga Kecamatan Purwodadi diduga telah mengedarkan Upal ke sejumlah warung dagangan warga. 

“Kejadian beredarnya Upal, pertama kali didapatkan informasi warga pedagang di Desa E. Wonokerto. Warga melapor, kalau pelaku Turisman menggunakan uang pecahanan100 ribu, dicurigai uang palsu. Kemudian, setelah dicek kebenarannya kita langsung menangkap pelaku yang ketika itu tengah berada di hajatan sedekahan warga, dan tanpa perlawanan pelaku kita amankan,”terang Iptu Dadang dalam ketika dibincangi sejumlah wartawan diruang kerjanya, Jum’at (18/2) siang.

Tidak hanya sebatas itu, dijelaskan pria mantan BKO Satresnarkoba Polres Lubuklinggau membeberkan, kalaulah setelah pelaku diamankan bersama anggota, lebih dulu mendatangi kediaman pelaku, guna mencari barang bukti Upal yang disembunyikan pelaku. 

“Setiba di rumah pelaku, kita lakukan penyisiran dan melakukan pengeledaan. Hasilnya, dari dalam sofa ruang tamu pelaku ditemukan upal pecahan 50 Ribu dan 100 ribu sebanyak Rp. 4.400.000,-. Selanjutnya, ketika petugas bertanya dari mana upal didapatkan pelaku mengaku Upal didapat dari Pelaku Kuswanto warga Purwodadi,”bebernya.

Guna memastikan kebenaran, kembali petugas meminta agar pelaku Tusiman menunjukan dimana kediaman Kuswanto berada, selanjut dilakukan penangkapan.

“Dari pengakuan Pelaku Tusiman, kita bergerak ke kediaman pelaku Kuswanto. Dan dari sana tanpa perlawanan Kuswanto kita tangkap, bersama turut diamankan pula Upal pecahan 100 ribu sebanyak 197 lembar atau sekitar Rp. 19. 700. 000,-  ditemukan dari dalam kamar pelaku,”tandasnya.

Kemudian, sambung Dadang menyebutkan dari pengakuan keduanya Upal sendiri diperoleh mereka dari seseorang, yang berada di pulau jawa.

“Dari hasil penyidikan keterangan kedua pelaku, kalau ratusan lembar Upal didapatkan dari seseorang yang berada di Pulau Jawa. Dan hingga sekarang semuanya kita lakukan penyidikan lebih lanjut,”tukasnya. (NURDIN)

 

Komentar

Berita Lainnya