oleh

Dua Tahun Buron, Novi Otak Pembunuhan PNS Didor Polisi

Palembang l Dua tahun buron, Novi (60) otak pembunuhan terhadap korban Aprianita (50) PNS Kementerian PUPR wilayah III yang diketahui mayatnya dicor di area TPU Kandang Kawat Palembang akhirnya dilumpuhkan Unit l Subdit lll Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Tersangka Novi (60), yang bekerja sehari-hari sebagai tukang gali kubur di TPU Kandang Kawat sekaligus paman dari pelaku Yudi Tama Redianto yang telah lebih dahulu diamankan.

Kasubdit lll Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan didampingi Kanit I AKP Willy Oscar. SE mengatakan, bahwa tersangka Novi melakukan aksi pembunuhan tersebut bersama dengan 3 pelaku lainnya.

Mereka adalah Yudi Tama Redianto (50 tahun) dan Ilyas (26 tahun) yang telah dijatuhi hukuman pidana seumur hidup oleh PN Palembang, dan seorang lagi Amir masih buron.

” Tersangka ini hampir dua tahun buron. Ia diamankan petugas di Karawang, Jawa Barat, kemarin malam,” ungkapnya, Jumat (03/09/2021).

Christoper menjelaskan, tersangka Novi mendapatkan upah sebesar Rp 5 juta untuk melakukan aksi pembunuhan itu. Korban yang sebelumnya berada dalam satu kendaraan bersama para pelaku terlebih dahulu dibius.

” Setelah korban lemas, para pelaku kemudian menjerat lehernya dengan tali hingga tewas dalam mobil itu,” bebernya.

Para pelaku sempat pergi ke tempat hiburan malam dan meninggalkan mayat korban dalam mobil. Setelahnya, pelaku Novi ini mempunyai ide untuk mengubur mayat korban dan mengecornya di TPU Kandang Kawat Palembang.

” Untuk tersangka Novi akan kita jerat dengan pasal 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup,” cetus Christoper.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan itu terungkap pada Jumat, 25 Oktober 2019. Aprianita yang sebelumnya dilaporkan hilang selama 17 hari ditemukan tewas dan mayatnya dicor di area TPU Kandang Kawat.

Pembunuhan ini terjadi karena Yudi memiliki utang sebesar Rp 145 juta dan tak tahan terus ditagih oleh korban. Kemudian merencanakan pembunuhan tersebut bersama pelaku Novi dan dibantu Ilyas dan Amir.

Yudi dan Ilyas pun lebih dulu ditangkap polisi dan telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh PN Palembang pada 27 Mei 2020. Sementara pelaku Amir masih berstatus DPO. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya