oleh

Dua Kawanan Begal Sadis Modus COD Ditangkap, Satu Pelaku Ditembak

Palembang l Unit Pidum bersama Tim Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang amankan dua pelaku penodongan terhadap ponsel milik korban Indra Surya Lesmana (24) dengan modus cash on delivery (COD).

Kedua pelaku yakni Selamet Riyadi alias Met (27) yang merupakan warga Jalan SH Wardoyo Gang Pulau Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Kota Palembang, dan Firmansyah (20) warga Jalan SH Wardoyo, Gang Duren Kecamatan SU I Kota Palembang, salah satu dari mereka dihadiahi timah panas oleh petugas, lantaran saat hendak ditangkap mencoba melawan dan berusaha kabur.

Keduanya melakukan aksi pembegalan dikawasan Jalan KH Azhari, tepatnya di Kampung Kapitan Kecamatan SU I Kota Palembang, Senin (24/08/2021) sekira pukul 15.00 WIB. Bahkan pelaku tidak segan-segan melukai korbannya.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing. SH. MH mengatakan, bahwa dua pelaku begal diamankan pihaknya di lokasi yang berbeda.

” Ya benar, saat ini anggota kita berhasil mengamankan Dua pelaku begal bermodus COD, ditangkap di lokasi yang berbeda,” ungkapnya, Rabu (15/09/2021).

Untuk pelaku Selamet Riyadi ditangkap petugas di tempat persembunyian di daerah Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI) pada Selasa (14/09/2021) sekira pukul 18.30 WIB.

“ Saat anggota kita melakukan penangkapan, pelaku ini mencoba melawan dan berusaha kabur, walaupun sudah diberikan tembakan peringatan, pelaku tidak menghiraukan sehingga diberikan tindakan tegas,” beber Tri.

Kemudian selang beberapa jam usai mengamankan pelaku Selamet, lanjut Kompol Tri mengatakan, anggotanya juga berhasil meringkus pelaku Firmansyah dikawasan daerah 7 Ulu Palembang.

“ Tertangkapnya pelaku Firmansyah ini berkat nyanyian dari pelaku Selamet yang memberikan informasi mengenai indentitas hingga keberadaan pelaku Firmansyah ini, sehingga anggota kita tanpa basa-basi langsung menuju tempat pelaku Firmansyah dan menangkapnya,” lanjut Tri.

Tri menjelaskan, bahwa modus kedua pelaku ini dalam melakukan aksinya yakni COD, dimana kedua pelaku melihat postingan korban di Facebook yang ingin menjual ponsel miliknya. Kemudian mereka mengirimkan pesan kepada korban sekitar pukul 13.00 WIB, dan disepati harga Rp 2,1 juta. Sehingga sekitar pukul 15.00 WIB, korban dan pelaku bertemu di tempat kejadian perkara (TKP).

“ Berdasarkan dari keterangan kedua pelaku ke anggota kita, bahwa saat melakukan COD korban bersama temannya Aldo Leonardo ini tidak mempunyai firasat buruk, sehingga saat kedua pelaku mengajak korban untuk mengecek ponsel di konter itulah terjadi aksi penodongan,” terangnya.

Tidak hanya itu, korban pun mendapatkan luka sabetan dari senjata tajam (sajam) yang diayunkan oleh pelaku Selamet. Melihat hal itu, korban lari dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

“ Dari laporan korban anggota kita bergerak cepat melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap kedua pelaku ditempat berbeda. Sedangkan barang bukti diamankan yakni satu unit sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku dalam aksinya,” ujarnya.

Sementara itu, dari nyanyian pelaku Selamet, dirinya telah mengakui perbuatannya telah melakukan aksi penodongan terhadap korban dengan modus COD.

“ Ya pak, kami berpura-pura membeli ponsel korban dengan modus COD. Kemudian setelah bertemu, kami ambil ponselnya dan saya tusuk korban menggunakan sajam. Untuk ponsel korban sudah kami jual dan hasilnya kami bagi dua,” katanya. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya