oleh

DPRD Sumsel Puji Kecepatan dan Inisiatif Bupati Muba Tangani Covid-19

MUBA | Kecepatan dan inisiatif yang dilakukan Dr. H Dodi Reza Alex Noerdin  ditengah mengatasi kondisi daerah dalam menghadapi wabah virus Corona atau Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi dunia tersebut menuai pujian.

Pujian tersebut dilontarkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) provinsi Sumatera Selatan Hj R A Anita Noeringhati SH. MH dan Anggota pansus 1 DPRD saat berkunjung ke daerah tersebut Rabu (22/04/2020).

Menurut Ketua DPRD Provinsi Sumsel apa yang dilakukan oleh Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin tersebut bisa dijadikan contoh untuk kepala daerah kabupaten lainnya.

Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih karena telah disambut langsung oleh Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin di tengah menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Dikatakannya, kegiatan kunjungan kerja yang dilakukan dalam rangka mengecek LKPJ dalam penanganan covid-19, dan sekaligus mencari informasi sejauh mana penanganan Kabupaten di perbatasan.

“Kami DPRD Sumsel menyampaikan apresiasi kepada Bupati Muba atas sambutan dan penjelasan yang sangat singkat padat dan jelas. Sehingga apa yang kami dapatkan pada kunjungan kerja pada hari ini bisa menjadi bekal kami untuk diberikan kepada kepala daerah lain yang akan kunjungi nanti, supaya dapat melakukan seperti yang dilakukan Bupati Dodi saat ini,”ungkap ketua DPRD Sumsel Anita.

Sementara, Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex mengatakan dirinya menyambut baik Kunker DPRD provinsi Sumsel. “Kami merasa bangga kepada DPRD Sumsel walaupun di tengah menghadapi wabah Covid-19 ini masih menyediakan waktu untuk rapat bersama di masa-masa sulit seperti ini,”ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Dr H Dodi  Reza Alex Noerdin, menyampaikan, antara lain adalah Pemerintah Musi Banyuasin sudah menyiapkan grafik terkait penyebaran Covid-19, untuk mengetahui letak ODP, PDP dan yang terkena Covid-19, dan grafik ini update setiap hari.

Selain itu, Pemerintah Muba sudah menyiapkan alokasi anggaran 500 M, untuk disiapkan 3 bidang, antara lain yaitu Alokasi dana Jaring Pengaman Sosial pencegahan Covid-19. Alokasi untuk penampungan masyarakat desa yang terdampak melalui Program Padat Karya. Dan alokasi pengadaan sarana prasarana obat-obatan dalam rangka pencegahan penanggulangan Covid-19.

“Untuk penanganan dan pencegahan Covid 19, Pemerintah Kabupaten Muba sudah menyiapkan 3 Rumah sakit, yaitu RSUD Sekayu, RSUD Sungai Lilin, RSUD Bayung Lincir,”terangnya.

Dodi juga menerangkan bahwa dampak Covid-I9  bukan saja di bidang kesehatan tapi di demensi ekonomi, dan Pemerintah Kabupaten Muba, lanjutnya, mengalokasikan dana sebesar Rp 153,5 M tidak termasuk dana bantuan dari pusat, untuk mengcover 3000 KK masyarakat Kabupaten Muba.

“Progres pencegahan melalui strategi pemutusan rantai penularan Covid 19 ini yang pertama Pemutus Kontak, antara lain Physical Distancing, Regulasi surat edaran belajar di rumah, Surat Edaran WFH bagi ASN, Surat edaran penundaan kegiatan yang mengundang banyak orang, Surat edaran penerimaan tamu, serta Surat edaran terima tamu dari daerah terjangkit,”pungkasnya.(Endang)

Komentar

Berita Lainnya