oleh

Dorong Peningkatan Standar Mutu, Akreditasi Perpustakaan STEBIS IGM Tinggal Selangkah Lagi

PALEMBANG | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis Syarian (STEBIS) Indo Global Mandiri (IGM) Palembang menjadi salah satu dari 36 perguruan tinggi (PT) yang melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Perpustakaan Nasioanal Republik Indonesia (RI).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan dalam Kegiatan Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia V di Bandar Lampung, Kamis (3/10/2019). 

Ketua STEBIS IGM Palembang, H Chandra Satria, SE, M.Si menyebut jika saat ini untuk penguatan fasilitas perpustakaan, STEBIS IGM membutuhkan sinergi yang baik dari perpustakaan nasional. 

Sinergi tersebut dapat ditunjukkan dengan Sumber Daya Manusia atau pun sarana dan prasarana untuk bantuan program perpustakaan buku itu sendiri. “Kuantitas buku itu sendiri yang sangat dibutuhkan oleh STEBIS IGM agar mahasiswa yang mengambil pendidikan disini dapat lebih memilik referensi yang luas,” katanya, Jumat (4/10/2019). 

Saat ini lanjut Chandra, perpustakaan STEBIS IGM akan menyiapkan diri untuk pengajuan akreditasi perpustakaan sebagai bagian dari standar mutu dan keunggulan perpustakaan di suatu perguruan tinggi (PT).

Ia juga menilai jika saat ini dunia banyak mengalami percepatan terutama di bidang teknologi. Hanya saja tidak diimbangi dengan kesadaran mahasiswa untuk memperkaya wawasannya dengan membaca. “Kita ingin mahasiswa kita tidak hanya sekedar mangantongi ijazah selepas menjadi alumni di STEBIS IGM. Alumni juga harus memiliki kemampuan yang bisa bermanfaatkan di tengah masyarakat. Untuk mewujudkan itu, akan kita siapkan semuanya karena kita memiliki dosen dosen pembimbing yang berkualitas,” paparnya.

Perpusnas mencatat hingga saat ini dari 4.644 perguruan tinggi di Indonesia.Sebanyak 382 merupakan perguruan tinggi negeri (PTN), dan 4.262 adalah perguruan tinggi swasta (PTS), 222 di antaranya sudah memperoleh akreditasi. 

Sesuai pasal 24 Undang-undang Nomor 43 tentang Perpustakaan disebutkan bahwa perpustakaan yang telah memenuhi standar nasional perpustakaan (SNP), baik dari jumlah koleksi (judul/eksemplar) untuk mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat selain untuk mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Namun, dari jumlah 4.644 perguruan tinggi, baru 200 PTN/PTS yang sudah melakukan MoU dengan Perpusnas, salah satunya STEBIS IGM. Dari jumlah tersebut baru 135 perguruan tinggi yang telah tergabung dalam portal Indonesia OneSearch (IOS) milik Perpusnas.

Ruang lingkup MoU menyasar, antara lain pengembangan SDM bidang perpustakaan; pengembangan dan pemanfaatan aplikasi otomasi perpustakaan; pengembangan TIK di bidang perpustakaan dan perluasan jejaring perpustakaan melalui pengembangan pangkalan data dan repository digital (IOS, iPusnas); pengembangan dan pemanfaatan bersama koleksi perpustakaan; pertemuan ilmiah, penelitian, dan publikasi bersama; penghimpunan dan pelestarian karya cetak dan karya rekam (KCKR); dan  pelaksanaan promosi perpustakaan dan pengembangan budaya baca.

Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia diselenggarakan berkat kerja sama, antara Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI), Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISPII), dan Perpustakaan Universitas Lampung. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya Smart Society di seluruh Indonesia melalui peran strategis pustakawan dan perpustakaan sebagai motor penggeraknya. (andhiko)

Komentar

Berita Lainnya