
Kepala Dinas Pertanian OKI, Syarifuddin mengatakan, sejauh ini belum ada informasi mengenai sayuran bakteri yang tengah heboh tersebut. Menurutnya, sejauh ini hanya ada hama atau bakteri yang menyerang tanaman cabai dan komoditi sayuran dalam kondisi wajar dan terkendali.
“Kita belum temukan adanya bakteri yang tengah heboh tersebut sejauh ini bakteri yang ada masih wajar dan dapat dikendalikan oleh petani,”cetusnya.
Mengenai Tenaga Kerja Asing yang membuka lahan pertanian dirinya mengaku, pernah ada di lahan cetak sawah modern di Desa Simpang Tiga Kecamatan Tulung Selapan yang bekerjasama dengan salah satu tokoh masyarakat dengan pengusaha asing dan ikatan alumni IPB.
“Info TKA yang bertani di OKI sudah ada tapi tidak melakukan penanaman sayuran bakteri yang saat ini sedang dihebohkan,”jelasnya.
Untuk menjaga agar kejadian tersebut tidak ada di Kabupaten OKI kata Syarifuddin pihaknya terus melakukan pemantauan disetiap kecamatan melalui UPTD pertanian Kecamatan. Mengenai ancaman adanya tenaga kerja asing yang menanam sayuran bakteri tersebut dirinya mengaku terus melakukan koordinasi dengan Disnakertrans OKI. “Untuk masalah TKA kita koordinasikan dengan Disnakertrans kita berharap tidak ada hal yang demikian dan jangan sampai ada,”ungkapnya. (Romi Maradona)













