oleh

Cuaca Ekstrim, Musirawas Siaga Bencana

MUSIRAWAS – Beberapa pekan terakhir, sejumlah daerah termasuk Kabupaten Musirawas (Mura) tengah dilanda cuaca ekstrim hujan lebat disertai angin kencang. Menyikapi hal tersebut, di sejumlah wilayah di Bumi Lan Serasan Sekantenan itu kini siaga bencana baik banjir, tanah longsor maupun angin puting beliung.

Hal itu dikemukakan Pjs Bupati Mura, Ahmad Rizali melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mura, Ir. Aidil Rusman ketika memberikan sambutanya pada Upacara Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Personel dan Peralatan Penangulangan Bencana Alam (GPKP3BA) berlasung di halaman apel Mapolres Musirawas, Senin (9/11/2020).

Ditegaskan Aidil Rusman, secara wilayah, Kabupaten Musirawas memiliki wilayah yang cukup luas. Terlebih lagi, hampir sebagian besar wilayah diapit keberadaan aliran sungai yang sangat rawan terdampak bencana alam, yakni bencana hadir dari alam.

Kemudian bencana non alam, serta bencana diakibatkan ulah tangan manusia. “Dan tidak bisa dipungkiri, bencana ini tiap tahun-ketahun meningkat, hanya saja dengan apel ini diharapkan mampu diidentifikasi, menganalisa dan mendeteksi bencana serta mengurangi tingkat resiko bencana,” bebernya.

Tidak hanya itu, dia menyebutkan, beberapa wilayah di Kabupaten Mura yang rawan terjadinya bencana alam diantaranya yaitu dataran rendah yang rawan bencana banjir akibat meluapnya beberapa aliran sungai, baik sungai Musi, Kelingi, Lakitan.

“Artinya akan ada luapan air sungai besar diantaranya, air Sungai Musi yang apabila meluap akan mengakibatkan bencana banjir di Kecamatan BTS Ulu, Muara Kelingi dan Muara Lakitan. lemudian, luapan Sungai Lakitan mengakibatkan kebanjiran di Kecamatan STL Ulu Terawas, Megang Sakti dan Muara Lakitan. Lalu, luapan air Sungai Beliti, mengakibatkan banjir di Kecamatan TPK dan Muara Beliti,” ungkapnya

“Maka dari itulah, digelar apel ini, untuk mengetahui kondisi wilayah Mura, apalagi apel ini dilaksanakan diseluruh wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),” ulasnya.

Untuk giat pelaksanaan apel ini meliputi gerakan antar lembaga, sebagai bukti sarana dan prasarana dengan menggerakan sumber daya manusia. Dan tentu saja berharap apel ini bukan hanya kegiatan yang seremonial, namun guna untuk kesiapan TNI, Polri dan Pemda Mura (BPBD Mura), mengantisifasi apabila terjadi bencana alam.

“Memang mengenai bencana alam tidak dapat ditolak, namun bisa meminalisir bencana tersebut. Maka dari itu, mengenai bencana alam ini bukan tugas TNI, Polri dan Pemda Mura (BPBD Mura), saja, namun tanggung jawab bersama. Akan tetapi semua pihak tidak boleh lengah, tetap siap siaga dalam pencegahan bencana alam,” tukasnya. (NURDIN)

Komentar

Berita Lainnya