oleh

Buser Polsek Talang Kelapa Bekuk 2 Pencuri Berlian Senilai Rp 60 Juta

Palembang l Tersangka M Amin (28) dan Nazeli Parizal alias Ical (25) diamankan Buser Polsek Talang Kelapa, lantaran melakukan pencurian berlian senilai Rp 60 Juta, Kamis (19/08/2021)

Kedua tersangka melancarkan aksinya pada tanggal 28 Juni 2021 pukul 18.30 WIB dikawasan parkiran Klinik Tri Medika Pratama Jalan Tanjung Api-Api Kelurahan Talang Keramat Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin Kompol Haris Munandar Hasyim. SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Panji Nugroho mengatakan, bahwa kedua tersangka melancarkan aksinya pada tanggal 28 Juni 2021 pukul 18.30 di parkiran Klinik Tri Medika Pratama Jalan Tanjung Api-Api Kelurahan Talang Keramat Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

” Dari penyelidikan yang kami lakukan, ternyata kedua pelaku ini sudah berada di wilayah Kabupaten OKI. Mereka berada di Kayu Agung untuk menjual gelang berlian tersebut. Tetapi, tidak ada yang mau menerimanya,” ungkap Kompol Haris Munandar.

Kompol Haris Menjelaskan, Mengatahui kedua tersangka berada di Kayu Agung, anggota Reskrim Polsek Talang Kelapa Banyuasin langsung melakukan pengejaran terhadap keduanya.

Hingga akhirnya, kedua tersangka ditangkap bersama barang bukti gelang berlian dan sejumlah perhiasan yang belum bisa dijual.

” Melihat dari cara tersangka ini bertindak, mereka merupakan spesialis. Sasarannya mobil yang sedang parkir. Saat beraksi, mereka menggunakan kunci leter T untuk merusak kunci pintu mobil,” jelasnya.

Lanjut masih kata Kompol Haris, dirinya menambahkan, bahwa pihaknya saat ini juga masih melakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan polsek lain di wilayah Sumsel dan ternyata dari dalam tas tersebut banyak terdapat perhiasan yang salah satunya gelang berlian seharga Rp 60 juta.

” Karena, dari interogasi yang dilakukan kedua tersangka ini sudah sangat sering beraksi menggunakan modus yang sama,” pungkasnya.

Sementara itu, dari pengakuan salah satu tersangka yakni Ical mengatakan, bahwa uang jatahnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berobat anaknya. Begitu pula dengan Amin, menggunakan uang hasil menjual emas curian untuk kebutuhan sehari-hari.

” Kami sudah berupaya menjual ke sejumlah toko emas di Palembang, tidak ada yang sanggup membelinya. Kami coba bawa ke OKI, ternyata sama juga tidak sanggup membelinya. Makanya, kami bingung mau jual kemana lagi,” bebernya.

Hingga satu bulan lamanya, gelang berlian dan cincin batu Ruby dan perhiasan lainnya tidak terjual. Meski sudah berkeliling, tetap saja perhiasan yang mereka tawarkan tidak ada yang mau membeli.

” Ya pak sampai kami berdua berencana untuk menyimpan bahkan dibuang apabila memang tidak ada yang mau membelinya,” ujarnya. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya