oleh

Bupati Ogan Ilir Siapkan Reward Bagi Guru Berprestasi

INDERALAYA I Nampaknya Bupati Ogan Ilir AW Nofiadi Mawardi tidak akan main-main dalam menjalankan program, khususnya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan berkualitas. Untuk mensukseskan program tersebut, Bupati termuda kedua se Indonesia ini tengah menyiapkan reward berupa pemberian tunjangan tambahan kepada guru yang mengajar di daerah pelosok maupun kepada guru berprestasi.

Bahkan reward pun juga akan diberikan kepada Kepala Sekolah (Kasek) baik tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD, SMP, SMA ataupun SMK terbaik yang berhasil menjalankan program pendidikan sekolah.

“Ya, ke depan kami akan berikan tunjangan tambahan kepada guru pelosok, penghargaan kepada guru berprestasi, termasuk Kasek berprestasi. Untuk itu, mari berlombalah untuk menjadi yang terbaik,”kata Bupati OI AW Nofiadi Mawardi disela-sela Konsolidasi Jajaran Pendidikan, di Gedung Caram Seguguk Pemkab OI, Kamis (25/2/2016).

Menurut Bupati, pemberian tunjangan dan penghargaan itu sangatlah beralasan lantaran guru merupakan ujung tombak dalam mencetak generasi penerus bangsa.

Bupati mengakui kalau untuk mencetak SDM handal dan berkualitas itu tidak terlepas dari peran pendidik. Perhatian terhadap pendidik akan lebih diintensifkan sehungga memberikan stimulus terhadap kemajuan pendidikan OI ke depan.

“Kami akan terus suport pendidikan agar semakin maju dan terdepan. Ya, selama ini sudah 10 tahun pemerintah membangun infrastruktur. Namun kini sudah saatnya kami akan lebih mengintensifkan membangun SDM,” jelas Bupati.

Bupati melanjutkan bahwa pendidikan itu merupakan titik fokus. Untuk itu, diharapkan ke depannya dunia pendidik bukan hanya fokus pada mencetak pekerja, namun lebih mencetak orang-orang yang siap membuka lapangan pekerjaan.

“Tentunya kami akan lebih berusaha untuk menekankan membentuk mental. Mainset yang selama ini mencetak pekerja diupayakan dapat berbenah dengan mencetak orang-orang yang nantinya siap membuka lapangan pekerjaan. Dengan pola seperti itu, saya yakin OI akan makin berkembang ke depannya,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan OI, Sidharta menambahkan peserta konsolidasi jajaran pendidikan ini setidaknya diikuti sekitar 415 orang yang terdiri dari kepala sekolah PAUD, TK, SD, SMP, SMA ataupun SMK se Kabupaten Ogan Ilir.

“Konsolidasi jaringan pendidikan ini sangat penting guna mencari tahu tiap permasalahan yang ada sembari mencarikan solusi kongkret mengatasi permasalahan yang terjadi,”ujarnya. (ST)

Komentar

Berita Lainnya