oleh

Bongkar Rumah Warga, 3 Pemuda di Palembang Didor Polisi

Palembang l Tiga pemuda di Palembang dilumpuhkan petugas, lantaran ketiganya melakukan aksi bongkar rumah milik korban Danilarta (22) yang terjadi, pada Rabu (23/09/2020) sekira pukul 02.30 WIB di Jalan Sultan Mansyur Lorong Gelora, RT 23 Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan IB II Palembang.

Ketiga pelaku diringkus oleh Unit Ranmor Begoyor Bae Satreskrim Polrestabes Palembang dipimpin Kasubnit Opsnal Ranmor Iptu Jhony Palapa. SH. MH, pada Minggu (08/08/2021) sekira pukul 13.00 WIB, di tempat terpisah. Berawal ditangkapnya pelaku Anton Junaidi (22) lalu dikembangkan menangkap pelaku Abdul Salam (25) dan yang terakhir menangkap pelaku Romadon (21) ketiga kawanan ini diketahui warga Lorong Kedukan Kecamatan IB II Palembang.

Ketika di interogasi ketiganya mengakui perbuatannya, dan Unit Ranmor mengamankan juga barang bukti (BB) berupa satu buah handphone (HP) merek Oppo warna hitam, dan satu buah dompet warna coklat hasil kejahatan. Untuk diproses lebih lanjut ketiganya langsung digelandang ke Mapolrestabes Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kasubnit Ranmor Iptu Jhony Palapa. SH. MH saat dikonfirmasi membenarkan, adanya penangkapan ketiga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat).

” Untuk kronologis kejadian korban sedang tidur didalam kamar dirumahnya di TKP, dan saat itu korban lupa mengunci pintu rumah. Keesokan hari sekira jam 6 pagi, korban bangun tidur melihat ada barang berharga yang hilang,” ungkap Kompol Tri, saat ditemui, Senin (09/08/2021) Sore.

Kompol Tri mengatakan, bahwa korban kehilangan 2 unit HP dan 1 televisi (TV), 1 Helm dan 1 jam tangan yang berada di ruangan tamu sudah tidak ada lagi.

” Atas kejadian tersebut lalu korban melaporkan ke Mapolrestabes Palembang, setelah menerima laporan tersebut unit ranmor melakukan penyelidikan hingga mengetahui keberadaan para pelaku dan berhasil menangkap para pelaku,” jelas Kompol Tri.

Kompol Tri menambahkan, kalau pelaku Anton ini juga terlibat dengan perkara pencurian dengan kekerasan (Curas).

” Atas ulah pelaku melakukan pencurian, ketiganya akan kita jerat dengan pasal 363 KUHP,” tutupnya.

Sementara itu, dari keterangan salah satu pelaku Abdul Salam mengakui perbuatannya.

” Benar pak kami mencuri barang-barang dirumah korban, kami masuk karena pintu rumah tidak dikunci. Semua barang curian sudah kami jual dengan penadahnya, dan mendapat uang sebesar Rp 2,5 juta, uang nya di bagi tiga. Kemudian uangnya sudah habis untuk membeli makanan dan rokok saja,” beber tersangka. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya