oleh

Bantuan Terus Berdatangan untuk Korban Kebakaran di Desa Lawang Agung

LAHAT – Peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Lawang Agung, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, Rabu (1/7/2021) sekira pukul 22.30 wib hingga kini masih meyisahkan kesedihan bagi para korban yang rumahnya terbakar. Meski bersyukur tidak ada korban jiwa, namun kejadian di desa paling ujung Kabupaten Lahat (Berbatasan dengan Kabupaten Muara Enim) membuat para korbannya hatus kehilangan semua harta benda.

Dalan peristiwa itu, tiga unit rumah terbakar, satu mobil dan benda berharga lain termasuk surat menyurat penting. Setidaknya, ada tujuh kepala keluarga yang harus kehilangan harta benda akibat kejadian itu.

Api bisa saja melahap lebih banyak lagi rumah warga pada malam itu terlebih di lokasi kebakaran merupakan padat penduduk. Namun, berkat kekompakkan warga api bisa dipadamkan meski hanya menggunakan ember dan sebagian menghalau api dari berbagai sudut.

Salah satu korbanya, Sangkut (30) menceritakan bagaimana mencekamnya pada malam itu. Pada saat kejadian, ia bersama Lara istrinya dan Adiba anaknya sedang terlelap tidur. Tidak seperti biasanya pada malam itu ia begitu nyenyak sehingga tak tahu sama sekali jika api sudah mulai mengepung rumahnya bahkan sudah dibagian atap rumah.

Untungnya, anaknya yang masih kecil terbangun dan berusaha membangunkan ia dan istrinya. “Ayah bangun, ayah bangun ada api di rumah kita. Dan saat mata saya terbuka betapa terkejutnya api sudah membesar,” kenang Sangkut, yang tampak masih sedih atas peristiwa yang menimpanya.

Ia pun bergegas, lanjutnya, untuk keluar rumah menyelamatkan diri. Lantaran api sudah melahp bagian depan rumahnya ia berusaha sambil menggendong anak keluar dari belakang rumah. Disaat keluar itu, anaknya sempat terjatuh ke dalam kolam yanh berada di belakang rumah. Ia pun berusaha kembali meraih anaknya sehingga bisa menjauh dari kobaran api.

“Kebetulan kami punya warung. Nah, biasanya walau sudah tidur kalau ada warga hendak membeli saya masih mendengar dan terbangun. Nah, pada malam itu tidak untuk anak saya yang bangunkan, “sampainya.

Ia sendiri mengiklaskan harta benda miliknya yang sudah terbakar tersebut. Ia menganggap itu musibah dan menjadi pelajaran meski baginya ia dan istri sendiri baru merintis usaha tersebut.

Sementara, pantauan Minggu (4/7/2021) rumah warga yang terbakar sudah dibersihkan. Warga sekitar bergotong royong membantu. Aparat desa dan Karang Taruna juga mendirikan posko bantuan bagi korban.

Bantuan Sembako tampak cukup banyak salah satunya dari Pemkab Lahat. Begitu juga bentuk perhatian banyak warga dari luar desa berdatangan untuk melihat dan menyampaikan keprihatinan atas perstiwa itu. Bahkan, Bupati Lahat, Cik Ujang, SH melalui Asisten III Pemkab Lahat, Raswan Ansori, SE kembali mendatangi para korban.

“Ia mewakili Bupati Lahat kami datang menemui warga kembali. Selain memberikan bantuan juga menemui korban. Ini merupakan perhatian dari Bupati Lahat. Insaallah kehadiran kita bisa menghibur para korban,” sampai Raswan.

Raswan sendiri menuturkan sangat sedih saat ia mendatangi para korban satu persatu. Betapa panik dan takutnya pada malam kejadian itu. “Tadi kita juga sudah koordinasikan dengan perangkat desa. Apa saja yang dibutuhkan oleh para korban kebakaran termasuk salah satunya warga meminta kedepan di wilayah III ada mobil pemadam kebakaran sehingga saat ada kebakaran tidak terlalu jauh,” sampainya.

Dili, Pjs Kades Lawang Agung, mengungkapkan sejaub ini untuk bantuan sembako cukup banyak dan datang dari berbagai elemen masyarakat. Tentu, para korban sendiri berharap adanya bantuan untuk pembangunan rumah kembali meski sederhana. Menurutnya, para korban saat ini kehilangan tempat tinggal dan saat ini menumpang di rumah sanak keluarga.

“Korban kebakaran sendiri yakni Pendri, Sangkut, Andres, Kaidison, Angkasa, Wandri,” terangnya. (Srf)

Komentar

Berita Lainnya