oleh

Bank Banten Bakal Transformasi dengan Modal Rp 1,36 Triliun

JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk alias Bank Banten mencatat kenaikan nilai ekuitas atau modal perusahaan sebesar Rp1,36 triliun pada akhir 2020. Modal yang besar ini akan digunakan untuk meningkatkan kinerja, salah satunya dengan mengakselerasi transformasi digital.

“Dukungan permodalan yang semakin besar menjadi salah satu faktor pencapaian kinerja akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Kami berkomitmen mengakselerasi transformasi digital dalam upaya membangun keunggulan kompetitif berkelanjutan, khususnya di tengah pandemi,” ujar Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin dalam keterangan resmi, Kamis (20/5).

Perbaikan kinerja selanjutnya akan dilakukan dengan upaya peningkatan efisiensi terhadap pos-pos biaya. Bank juga akan memperbaiki kualitas aktiva produktif, melalui penjualan Aset yang Diambil Alih (AYDA) dan pengelolaan penyelesaian kredit bermasalah melalui restrukturisasi, penagihan, dan penjualan agunan.

Selain itu, modal juga akan digunakan untuk peningkatan ketahanan institusi sebagai BPD, penyelarasan proses bisnis dan layanan, pengembangan sumber daya manusia yang profesional, termasuk penyempurnaan tata kelola perusahaan.

Secara nilai, ekuitas perusahaan meningkat 147,77 persen dari sebelumnya Rp549,53 miliar pada akhir 2019. Bersamaan dengan itu, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) perseroan meningkat dari 9,01 persen menjadi 34,75 persen.

Modal bank naik berkat suntikan dari Pemerintah Provinsi Banten melalui PT Banten Global Development. Suntikan diberikan melalui aksi korporasi berupa Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI sebesar Rp1,55 triliun.

Penetapan dana setoran modal Bank Banten adalah cerminan dukungan dan kepercayaan yang besar dari pemegang saham pengendali terakhir, yaitu Pemerintah Provinsi Banten terhadap prospek usaha Bank Banten.

“Karena Bank Banten adalah simbol kemandirian Provinsi Banten sekaligus lokomotif kebangkitan perekonomian Banten,” pungkas Agus.

Sementara di bursa saham, harga saham bank berkode emiten BEKS itu senilai Rp86 per saham. Harganya naik 7,5 persen pada perdagangan bursa hari ini. (Cnn)

Komentar

Berita Lainnya