oleh

Antisipasi Teror Lanjutan Polres OI Gelar Razia

INDRALAYA I Pasca ledakan yang terjadi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat yang menewaskan 7 orang dan melukai puluhan orang membuat seluruh wilayah hukum siaga satu, termasuk di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Seluruh jajaran di wilayah hukum Polres Ogan Ilir siaga satu dengan melakukan razia kendaraan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 34 Indralaya.

Pantauan dilapangan, kendatipun tidak terlihat adanya pengamanan ketat di Mapolres OI maupun di pusat-pusat perbelanjaan, namun petugas Polres OI meningkatkan kewaspadaan serta mengantisipasi aksi teror melalui razia kendaraan yang melintas di Kilometer 34 Indralaya, Jumat (15/01/2016).

Seluruh pengendara yang melintas baik roda dua maupun roda empat atau lebih diperiksa petugas satu persatu. Bahkan petugas pun membuka hingga memeriksa mobil boks yang melintas dengan detail guna mengantisipasi adanya teror lanjutan.

Polres Ogan Ilir Lakukan Razia Jumat (15/01/2016) Fhoto : St
Polres Ogan Ilir Lakukan Razia Guna antisipasi teror susulan. Jumat (15/01/2016) Fhoto : St

Kapolres OI AKBP Deny Y Putro melalui Wakapolres Kompol Efri Tambunan menyatakan, sesuai perintah Kapolri bahwa seluruh wilayah hukum dalam keadaan siaga satu, termasuk Ogan Ilir.

“Ya, semua wilayah hukum dalam keadaan siaga satu. Kami melakukan patroli dan razia kendaraan yang melintas guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi,” kata Wakapolres.

Wakapolres menambahkan petugas baik berpakaian dinas maupun preman intens melakukan patroli dengan menyasar ke wilayah yang dianggap rawan kejahatan maupun daerah perbatasan.

Disamping melibatkan seluruh anggota Sabhara, kata dia, pihaknya pun juga menerjunkan anggota diseluruh polsek yang ada di OI.

“Kami minta masyarakat untuk tidak perlu cemas dan khawatir dalam beraktifitas. Silahkan beraktivitas seperti biasa. Jika menemukan indikasi hal yang mencurigakan segeralah untuk dilaporkan ke polres maupun polsek,”tuturnya.

Sementara itu, Kabagops Polres OI Kompol Yuskar Efendi menambahkan seluruh anggota Sabhara disebar ke sejumlah titik untuk mengantisipasi adanya bahaya teror lanjutan.

“Ya, semua anggota sudah disebar, sifatnya patroli di beberapa titik. Ini bukan hanya untuk mengantisipasi aksi teror namun juga tindak kriminal,”ujarnya. (st)

Komentar

Berita Lainnya