oleh

Aliansi BEM Fisip Sumatera Beri Kartu Merah untuk Menteri ATR/BPN

PALEMBANG – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) se-Sumatera memberikan kartu merah kepada Menteri ATR/BPN saat berdialog bersama menteri. Hal ini dilakukan oleh Koordinator Aliansi BEM Fisip, Teuku Rizza Muly sebagai bentuk peringatan terhadap sang menteri agar lebih mempercepat penyelesaian konflik agraria di tanah air.

Pada dialog dalam rangka menyambut hari tani ini, mahasiswa juga meminta agar menteri Sofyan Djalil lebih memperhatikan penyelesaian konflik agraria yang mereka (mahasiswa) nilai terlalu berlarut-larut. “Kartu merah ini diberikan sebagai alarm penjabaran dari bapak menteri dan juga peringatan dari mahasiswa agar memperhatikan penyelesaian konflik agraria yang terjadi berlarut-larut,” ungkap Rizza.

“Kami menegaskan bahwa aliansi BEM FISIP se-Sumatera tetap berfokus pada penyelesaian konflik agraria dan sumatera khususnya. Ke depannya, apapun agenda agraria bisa melibatkan pemuda, mahasiswa, organisasi masyarakat, tokoh adat serta akademisi. Juga bisa berkolaborasi serta bersinergi untuk menuju sumatera dan indonesia sejahtera,” tambahnya.

Gubernur Mahasiswa BEM KM FISIP UNSRI, Pandu Satria Anarki didampingi koordinator Aliansi BEM FISIP Sumbagsel, Aldys menambahkan agar pemerintah perlu kembali sadar akan banyaknya konflik agraria yang terjadi di Sumatera. Sebelumnya, juga telah terjadi kesepakatan bersama untuk melakukan dialog terbuka membahas permasalahan agraria. (Ade)

Komentar

Berita Lainnya