oleh

AKPB Mustofa Jabat Kapolres Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU | AKBP Mustofa yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres jajaran Polda Nusa Tenggara Timur (NTB), kini resmi menjabat Kapolres Lubuklinggau menggantikan AKBP Dwi Hartono yang dipromosikan menjabat sebagai Waka SPN Betung Polda Sumsel.  Hal itu terkuak, dengan ditandai upacara pedang pora pisah sambut berlangsung di Halaman Mapolres Lubuklinggau, Senin (24/2) pagi sekitar pukul 10. 00 WIB.

Hadir dalam kesempatan, pisah sambut Kapolres Lubuklinggau Walikota Lubuklinggau SN Putra Sohe, Dandim 0406 MLM Letkol Inf Aan Setiawan, Kajari Kota Lubuklinggau Zairida beserta seluruh Kapolsek jajaran perwira Polres Lubuklinggau.

Kepada sejumlah wartawan, Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustafa mengatakan dengan melihat keberhasilan telah diraih Kapolres sebelumnya. Kedepan, dirinya akan melanjutkan seluruh program-program telah berhasil yakni, berkaitan dengan program pendekatan masyarakat. 

Begitupun terkait konsentrasi, yakni penegakan hukum semuanya mulai dari Narkoba, 3C atau kejahatan jalanan lainya Polres Lubuklinggau tidak akan ada kompromi.

“Mulai pagi ini, saya bertugas di Lubuklinggau. Tentunya, pertama-tama saya akan melanjutkan semua program yang telah dikerjakan kapolres Sebelumnya. Seperti, hal kegiatan-kegiatan pendekatan terhadap masyarakat berkaitan menjaga kantibmas. Kemudian, menjadi konsen kita. Semua berkaitan penyalahgunaan Narkoba, saya tidak ada kompromi siapa terlibat pasti kita proses hukum. Sama halnya dengan 3C ataupun kejahatan jalanan lainya,”terang AKBP Mustafa. 

Lebih jauh, pria akrab disapa bang Mustafa menyebutkan bertugas dimanapun. Sudah sesuai instruksi pimpinan yakni penegakan hukum terkait Penyalahgunaan Narkoba, 3C maupun kejahatan jalanan menjadi perhatian serius. Sehingga, untuk mewujudkan itu tentunya harus menyiapkan sejumlah langkah-langkah dan strategi. 

“Seperti halnya saja, telah dilakukan pak Dwi kalau saya lihat beliau melakukan pola pendekatan kantibmas yang menurut saya berhasil. Sama halnya, menangani penegakan hukum. Ya, sesuai dengan program bapak kapolda, semuanya mulai dari penyalahgunaan Narkoba, 3C haruslah dilakukan dengan berbagai langkah-langkah pendekatan masyarakat, mulai dari pergelaran personil, giatkan sambang, maupun pengungkapan kasus,”bebernya.

“Yang jelas, sudah menjadi tugas polri, melayani, mengayomi masyarakat. Maka, kita Polres Lubuklinggau dibawah pimpinan saya, setidaknya bisa sama dengan kapolres sebelumnya. Atau bahkan, lebih baik. Ya, tujuan tidak lain agar keberadaan polri mampu berikan rasa aman, nyaman bagi masyarakat di kota Lubuklinggau,”tukasnya. (NURDIN)

Komentar

Berita Lainnya