Pemprov Sumsel

Konsep Unik dan Keren Pembukaan FORNAS VI Sumsel Tuai Pujian Wakil Gubernur Sumbar 

948
×

Konsep Unik dan Keren Pembukaan FORNAS VI Sumsel Tuai Pujian Wakil Gubernur Sumbar 

Sebarkan artikel ini
IMG-20220702-WA0038
pemkab muba pemkab muba

PALEMBANG – Opening Ceremony FORNAS VI Sumsel yang digelar begitu spektakuler di Area Venue Dayung Jakabaring Sport City Jumat (1/7/22) malam meninggalkan kesan tersendiri bagi para tamu undangan hadir. Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy, bahkan berkesan dengan konsep unik dan keren yang disuguhkan.

“Tadi malem acaranya keren banget ya, konsepnya unik dilakukan di air, dipinggir Danau ya. tampilkan juga tuan rumah FORNAS sebelumnya semua tampil, itu juga keren,” ujarnya bersemangat.

Selain unik dilakukan di pinggir danau, upacara pembukaan FORNAS VI Sumsel semangat semakin sempurna karena ditutup dengan suguhan kembang api yang mempesona dan luar biasa ramai.

Saat ini, Sabtu (2/7/2022) di hari kedua pelaksanaan FORNAS dikatakannya Sumbar mulai mengumpulkan medali yakni dapat medali perunggu.

“Ini juga yang kami lihat sangat antusias sekali. Pokoknya sukses untuk FORNAS Sumatera Selatan,” ujarnya ramah.

Tak hanya pembukaan FORNAS yang memukau, Wagub Sumbar ini bahkan juga menyukai berbagai kuliner khas Sumsel-Palembang.

“Satu lagi Saya suka sekali dengan pindangnya,” jelas Wagub Sumbar.

Seperti diketahui Acara yang dipandu oleh presenter Choky Sihotang ini diawali dengan suguhan tari tradisional selamat datang khas Sumatera Selatan “Gending Sriwijaya”.

Kemudian dilanjutkan dengan tarian tradisional kontemporer “Journey of Fornas” yang menyajikan perhelatan Fornas yang sudah dimulai sejak tahun 2011.

Ratusan penari menggunakan pakaian adat menampilkan tari-tarian khas daerah, mulai dari tarian ondel-ondel, tarian kuda lumping, hingga tarian dari Provinsi Bali. Tak ketinggalan, Sumatera Selatan sebagai tuan rumah juga menampilkan tarian khas daerahnya yang mengusung tema “United Musi River”.

Sebelumnya Creative Director Opening Ceremony FORNAS 2022 sekaligus mewakili eksekutif produser, Vina menjelaskan konsep opening yang diselenggarakan ini mengusung tema Transformasi Sungai Musi. Dimana menceritakan budaya Palembang mengenai Sungai Musi sebagai ikon-nya namun tidak menghilangkan esensi-esensi yang ada dengan menceritakan asal usul Sungai Musi hingga menceritakan sejarah bagaimana Sungai Musi bisa menjadi ikon pariwisata dengan jembatan Ampera.

Adapun cerita dan konsep tertuang dalam bentuk tarian kolosal dan drama Sendratasik yang secara kolaborasi melibatkan 400 penari dari sanggar dan sekolah yang ada di Sumsel serta penggiat-pengiat olahraga rekreasi di Sumsel.

Para penari ini secara intensif berlatih selama 14 hari di venue Dayung JSC. “Nilai filosofis yang bisa digambarkan adalah semangat, sehat, bahagia, kerjasama dan kesatuan yang tersusun menjadi satu dalam 3 babak cerita,” jelasnya. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *