Bangka Belitung

Pertamina Patra Niaga Tegaskan Penyaluran LPG 3 Kg di Bangka Belitung Kembali Normal Pasca Kendala Cuaca

15
×

Pertamina Patra Niaga Tegaskan Penyaluran LPG 3 Kg di Bangka Belitung Kembali Normal Pasca Kendala Cuaca

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

Bangka – Menyikapi polemik yang berkembang di masyarakat terkait ketersediaan LPG subsidi 3 kg di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menegaskan bahwa kondisi penyaluran LPG saat ini telah kembali berjalan normal dan terkendali.

Sebelumnya, penyaluran LPG sempat mengalami gangguan akibat faktor cuaca yang memengaruhi kelancaran distribusi, khususnya pada jalur pengiriman laut. Namun, pasca kondisi cuaca berangsur membaik, Pertamina Patra Niaga telah melakukan percepatan penyaluran dan optimalisasi distribusi sehingga pasokan LPG di Bangka Belitung kini berada dalam kondisi aman.

Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan secara intensif di seluruh rantai distribusi, mulai dari Supply Point, agen, hingga pangkalan resmi, guna memastikan penyaluran LPG sesuai dengan ketentuan dan alokasi yang telah ditetapkan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa Pertamina telah mengambil berbagai langkah penguatan distribusi sebagai respons atas dinamika yang terjadi di lapangan.

“Selain mengantisipasi dampak cuaca, kami juga meningkatkan pengawasan di tingkat agen dan pangkalan. Koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait terus dilakukan untuk memastikan distribusi LPG subsidi 3 kg berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran,” ujar Rusminto.

Terkait isu pembelian ganda dan praktik titip tabung yang beredar di masyarakat, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa LPG subsidi 3 kg diperuntukkan bagi konsumen yang berhak dan harus dibeli sesuai ketentuan. Praktik pembelian berulang oleh pihak yang sama maupun penitipan tabung untuk tujuan penimbunan berpotensi mengganggu kelancaran distribusi dan merugikan masyarakat lain yang membutuhkan.

“Pertamina mengimbau agar masyarakat membeli LPG 3 kg sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan, termasuk dengan cara titip tabung. Kami bersama pemerintah daerah dan aparat akan terus melakukan pengawasan untuk mencegah penyalahgunaan LPG subsidi,” tambah Rusminto.

Pertamina Patra Niaga juga menegaskan bahwa pembelian LPG subsidi 3 kg hanya dilakukan di pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di setiap desa dan kelurahan, sehingga masyarakat memperoleh harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Informasi lokasi pangkalan resmi LPG 3 kg dapat diakses melalui laman ptm.id/infolpg3kg.

Sebagai bagian dari upaya mendukung ketepatan sasaran subsidi, Pertamina Patra Niaga kembali mengimbau masyarakat yang tergolong mampu untuk menggunakan LPG non subsidi Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg, agar distribusi LPG subsidi 3 kg dapat lebih optimal bagi masyarakat yang berhak.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjaga keandalan pasokan energi serta memastikan penyaluran LPG subsidi 3 kg di Bangka Belitung berjalan aman, lancar, dan sesuai ketentuan. Masyarakat dapat menyampaikan laporan atau pengaduan terkait penyaluran LPG melalui Pertamina Call Center 135.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *