Palembang

Genjot PAD, 19 Kepala Pasar Tradisional Dirombak

215
×

Genjot PAD, 19 Kepala Pasar Tradisional Dirombak

Sebarkan artikel ini
kepala-pasar
pemkab muba pemkab muba

Genjot PAD, 19 Kepala Pasar Tradisional Dirombak PALEMBANG I Demi meningkataan Pendapatan Asli daerah (PAD) bagi Kota Palembang dari sektor retribusi Pasar, Perusahaan daerah (PD) Pasar Jaya Palembang melakukan perombakan terhadap 19 Kepala Pasar tradisional.

Direktur Operasional (Dirops),Febrianto, mengatakan pihkanya melakukan perombakan dan evaluasi terhadap struktur manajement pengurus pasar. Karena pihkanya mengelola sekitar 8000 kios yang tersebar, dengan perombokan ini PAD lebih maskimal lagi.

“Hari ini kita melakukan perombakan terhadap struktur dan manajement seluruh pasar yang dikelola PD Pasar. Salah satunya adalah, melakukan rolling terhadap sejumlah kepala Pasar,” kata Febri  usai melakukan pelantikan terhadap 19 Kepala Pasar, Rabu (28/9).

Febri menyampaikan, penyegaran terhadap struktur dan manajement pasar yang dilakukan pihaknya, demi mewujudkan pengelolaan pasar yang lebih profesional, yang akan berimbas pada pendapatan daerah.

“Kita ingin memperbaiki benang kusut, agar kedepan PD Pasar dapat memberikan keuntingan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, serta memberikan kenyamanan pasar itu sendiri,”jelasnya.

Dalam pengelolaan yang baru ini, diirnya berkeinginan agar setiap pasar harus memiliki moto Asuki Janati, Pasarku Surgaku. Hal itu memerlukan irama kepemimpinan pasar, untuk dapat menciptakan semuanya.

“Semua harus dapat bersinergi, tidak hanya antara edagang dan pengelola pasar. Sehingga, kedepan pasar di Kota Palembang, dapat senyaman, aman dan bersih, sehingga dapat bersaing dengan pasar moderen,”urainya.

Sementara, dari sisi manajerial pengembangan usaha, pihaknya akan melihat terlebih dahulu proyeksi berapa yang bisa didapatkan, setelah itu barulah dapat diimbangi dengan operasional yang digunakan.

“Semua akan kita perbaiki secara bertahap, termasuk penerapan deposit, bagi seluruh kepala pasar. Agar kedepan tidak ada lagi setoran macet sampai dua bulan, jika tidak uang defosit yang berasal dari uang pribadi kepala pasar itulah yang akan kita potong. Dan jika masih tetap begitu, maka akan kita lakukan evaluasi terhadap kepemimpinan kepala pasar yang tadi dilantik,”jelasnya.

Febri mengatakan, dengan melakukan evaluasi secara bertahap, persoalan selama ini yang terjad di tubuh PD Pasar akan teratasi, dan itu akan berdampak pada pendapatan kota Palembang.

Kedepan, kita jamin tidak ada lagi tinggakan sampai tiga tahun dan tidak ada penyegaran kepala pasar selama bertahun-tahun. Dan kita juga akan pastikan, pengelolaan 8000 kios akan melebihi target PAD sebesar Rp 2,5 miiar yang ditargetkan pemerintah. (Pardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *