
KAYUAGUNG I Menyoroti kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Pemberdayaan Perempuan Kabupaten OKI, Anggota Komisi IV DPRD OKI, Solahuddin Djakfar mengatakan sangat menyayangkan terkait adanya kegiatan yang diduga hanya untuk menghabiskan anggaran.
Menurutnya, kemungkinan upaya itu dilakukan agar alokasi dana di Kantor tersebut dapat terserap, sehingga Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) tidak banyak. Selain itu, untuk menghindari rapor merah dari DPRD, karena dianggap programnya berjalan secara maksimal.
“Kita berharap Bupati OKI bisa peka terhadap hal yang semacam ini dan harus segera melakukan evaluasi terhadap kinerja bawahan yang seperti ini, seharusnya kepala dinas, badan, kantor itu mendukung program bupati,”ungkapnya.
Katanya, selaku mitra kerja dari kantor pemberdayaan perempuan dirinya menilai selama ini memang tidak ada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh kantor tersebut yang tidak menyentuh masyarakat khususnya untuk anak-anak. “Memang kegiatan dikantor tersebut selama ini seolah-olah hanya menghabiskan anggaran saja tidak ada yang bersentuhan langsung, outputnya juga tidak jelas,”ucapnya.
Pria yang akrab disapa Endeh ini mengucapkan, ini baru satu kegiatan yang mendapatkan sorotan, masih banyak kegiatan-kegiatan lain yang memang dinilai hanya menghambur-hamburkan uang. “Kenapa bisa sampai minim peserta artinya tidak ada pemberitahuan dan kurangnya sosialisasi dari mereka,”ungkapnya.
Dirinya mengatakan, kepala perangkat Bupati ini tidak mengerti dalam menterjemahkan keinginan Bupati tentang membangun OKI dari desa itu bukan hanya pembangunan fisik. “Intinya kita sangat menyayangkan kegiatan tersebut, dan Bupati diminta untuk segera mengevaluasi perangkat yang seperti ini dan segera dibenahi jangan dibiarkan karena yang seperti ini, yang merusak program Bupati,”kata Endeh.
Hal senada juga diutarakan, Abdiyanto Fikri ketua komisi III anggota DPRD OKI sangat menyayangkan kegiatan tersebut ditambahlagi kondisi saat ini sedang depisit anggaran. Seharusnya kegiatan yang dilaksanakan itu dapat dirasakan masyarakat manfaatnya.
“Kalau memang kegiatan tersebut tidak bisa dilaksanakan ya jangan dipaksakan, intinya jangan hambur-hamburkan uang rakyat untuk kegiatan yang tidak bermanfaat,”tegasnya. (Romi Maradona)













