Berita Daerah

Revitalisasi Museum Tekstil Melalui FEBI

223
×

Revitalisasi Museum Tekstil Melalui FEBI

Sebarkan artikel ini
20181204_192500
pemkab muba pemkab muba

Oleh : Bambang Suprianto, S.I.P.

*Studi Kasus pada Museum Tekstil Palembang

Museum Tekstil Palembang merupakan museum yang berada disekitar Kambang Iwak Palembang, terdapat lebih dari 500 barang bersejarah di Palembang Sumatera Selatan. Museum tekstil merupakan sarana sosialisasi atau pengenalan tekstil khas daerah, di mana melalui museum tekstil ini para industri kreatif lokal dapat mengambil keuntungan dalam hal pemasaran produk khususnya yang menggunakan material atau bahan dasar tekstil lokal tersebut. Pada tahun 2011 Museum Tekstil Palembang ditutup dan dialihfungsikan menjadi hotel heritage.

Permasalahan mengenai ruginya Museum Tekstil  Palembang yang menjadi isu yang beredar disebabkan oleh biaya perawatan museum yang tidak dapat tertutupi dengan biaya tiket masuk pengunjung sebesar Rp 2.000,- per orang dan jumlah pengunjung per tahun tidak mencapai 100 orang.

Menghidupkan kembali fungsi museum pada museum tekstil dengan menggunakan faktor FEBI yakni Festival/Event, Education, Building, dan Information diharapkan dapat mempertahankan kebudayaan Palembang dan juga  meningkatkan gairah perekonomian di daerah tersebut, seperti dalam hal konsumsi, transportasi, maupun industri kreatif lokal terutama di sekitar wilayah tersebut.

Pengunjung atau wisatawan tentu juga akan memanfaatkan fasilitas transportasi, akomodasi, dan lain sebagainya terutama bagi mereka yang berasal dari luar kota, luar negeri atau yang biasa disebut dengan wisatawan asing dan tidak terkecuali pula mereka yang merupakan masyarakat lokal setempat. Demikian pula halnya dengan konsumsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *