Musirawas – Penguatan ekonomi desa di Kabupaten Musirawas (Mura) terus digenjot. Salah satunya melalui penyaluran kendaraan operasional untuk koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP).
Sebanyak 30 unit kendaraan roda tiga disalurkan ke 15 desa/kelurahan, Masing-masing menerima dua unit untuk mendukung aktivitas koperasi.
Pendistribusian tahap pertama dilakukan di Lapangan Makodim 0406 Lubuk Linggau, Kamis (7/5/2026).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Musirawas Drs.Mefta Joni.,MM yang juga turut hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan 15 KDKMP yang mendapatkan kendaraan roda tiga ditahap awal ini yaitu KDKMP yang proses pembangunan gedungnya sudah 100%.
Saat ini baru 15 KDKMP yang mendapatkan kendaraan operasional roda tiga yaitu Desa Pulau Panggung,Desa Tugu Sempurna,Desa Marga Sakti, Kelurahan Talang Ubi,Kelurahan Purwodadi,Desa Megang Sakti V,Desa Trikarya, Desa Sadarkarya, Desa Ciptodadi I, Kelurahan Terawas, Desa Sumber Karya, Desa Surodadi dan Desa Tabarena, Jelasnya.
Dirinya berharap,Pemberian dukungan armada transportasi ini mampu mendorong roda perekonomian di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Rawas, H Ali Sadikin, Mewakili Dandim 0406 Lubuk Linggau, Letkol (Inf) Danny Steven Surbakti, mengatakan pada tahap awal, bantuan operasional berupa kendaraan R3 diserahkan kepada pengurus KDKMP untuk 31 desa dan kelurahan dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara (MLM).
“Dan masing-masing KDKMP menerima dua unit kendaraan R3 sebagai upaya untuk mendukung operasional koperasi,” ujarnya.
Bantuan kendaraan tersebut sambung dia, merupakan bagian dari program pemerintah dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui KMP.
Dia berharap kendaraan operasional ini dapat dimanfaatkan secara maksimal sesuai dengan tujuan pembentukan koperasi, yakni membantu proses perekonomian masyarakat serta mendukung mekanisme pasar di masing-masing wilayah.
“Kami ingatkan agar dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan sampai pengalaman bantuan sebelumnya terulang, dimana aset yang diberikan tidak dirawat dengan baik sehingga cepat rusak dan tak lagi memberikan manfaat,” tegasnya.
Ia juga menekankan agar pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional dengan konsep bisnis kerakyatan, sehingga seluruh aset koperasi mulai dari gedung hingga kendaraan dapat terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“KDKMP merupakan program Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat dan mempermudah aktivitas ekonomi masyarakat desa maupun kelurahan,” tandasnya. (Mus)













