Palembang I Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menilai pemerataan pembangunan yang ada di pelosok Kota Palembang harus diutamakan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat setempat.
Hal ini ditanggapinya saat berkantor di Kelurahan Karya Jaya. Menurutnya, kawasan pelosok kota ini harus merata pembangunan infrastrukturnya, seperti yang ada di Kelurahan Karya Jaya.
“Saya juga sudah melihat kondisi jarak tempuh untuk ke kantor lurah di seluruh Kota Palembang, seperti jalanya sempit dan masuk lorong, hampir semuanya seperti ini dan keadanya harus diperbaiki,” katanya, Senin (25/3).
Ia juga menambahkan akses jalan yang ada terputus antara Muara Kelingi dan Padada Bungkuk. Belum adanya jembatan sehingga kondisi sedikit terkendala, seperti anak-anak sekolah yang harus menyeberang sungai agar bisa sampai ke sekolah.
“Saya akan sampaikan semua ini kepada Wali Kota kita untuk ditindak lanjuti agar masyarakat setempat bisa melakukan semua aktivitas dengan cepat,” ujarnya
Selain itu, pegawai kantor lurah yang ada di Kecamatan Kertapati ini mengalami kesulitan dalam adminitrasi seperti absensi yang harus ke kantor camat.
Seperti yang disampaikan salah satu pegawai kantor lurah. Jarak yang relatif jauh sangat memakan waktu dari rumah menuju ke kantor camat kemudian kembali lagi ke kantor.
“Maka dari itu hal tersebut akan saya sampaikan ke dinas terkait untuk segera diatasi, jangan sampai ini menjadi suatu kendala untuk mereka dalam melayani masyarakat,” katanya.
Di tempat yang sama, Jaswati (57), warga sekitar mengharapkan agar Pemkot Palembang bisa segera merealisasikan jembatan agar bisa melakukan aktivitas dengan cepat.
“Ya ongkos untuk menyeberang antara jalan Muara Kelingi dan Jalan Pedada Bungkuk sebesar Rp 4 ribu pulang pergi. Belum lagi kami juga menitipkan motor atau mobil kami ongkosnya Rp 5 ribu per hari. Jadi sangat banyak pengeluaran. Mudah-mudahan dengan adanya silaturahmi bersama Ibu Wawako ini bisa menjawab semua keluhan kami disini,” pungkasnya.(Alam)













