“Empat desa tersebut, yakni Desa Sesokan, Desa Muara Kuis, Desa Pulau Kidak dan Desa Kuto Tanjung,” ungkap Kepala Desa (Kades) Kuto Tanjung, Wahidin (28), Kamis (1/12/2016).
Ia menjelaskan, amblesnya jalan itu, telah terjadi sejak satu minggu terakhir. Mirisnya, tak ada tindakan cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara atas kejadian tersebut.
“Jalan ini merupakan satu-satunya akses jalan bagi masyarakat yang tinggal di Kecamatan Ulu Rawas, untuk keluar masuk desa. Kita berharap, Pemkab Muratara dapat segera memperbaiki, walaupun hanya perbaikan sementara,” jelasnya.
Dijelaskannya, jika jalan ini putus maka perekonomian masyarakat dipastikan akan turut lumpuh. Bahkan, apabila tak cepat diperbaiki kondisi jalan akan semakin parah, karena curah hujan terus tinggi beberapa hari terakhir.
“Kedalamannya sudah lebih empat meter kearah sungai dan lebar amblasnya sudah nyaris memakan 90 persen badan jalan. Agar dapat dilalui, warga meletakkan kayu balok,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Muratara, Wahyudi mengaku, pihaknya sudah mendapat laporan dari Camat Ulu Rawas, terkait adanya beberapa jalan yang ambles di wilayah tersebut.
“Kita sudah turun untuk cek ke lapangan. Akan segera kita tangani, namun sementara kondisi perbaikannya akan berbentuk darurat dulu,” ungkapnya. (Mulyadi)
