Dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kayuagung, dr Linda membenarkan adanya siswa yang keracuanan mereka adalah Cindy ,Leli Marlina ,Chika, Nabila, Nia Zukanti, Mutia Juwita dan Aulia.
Berdasarkan keterangan ketujuh siswa teraebut sebelumnya mengalami pusing, mual dan muntah di sekolah setelah makan oleh-oleh dari seorang temannya berbentuk abon. “Saat ini sampel makanan tersebut sudah kami bawa ke Dinkes untuk diperiksa di laboratorium,”terangnya Selasa (27/2).
Tapi setelah makan oleh-oleh tersebut, siswa ini juga mengkonsumsi berbagai jenis jajanan seperti bakso, sosis dan lainnya yang ada di sekolah. Untuk itu pihaknya masih melakukan pengecwkan.
Untuk penyebab keracunannya belum bisa dipastikan karena guru dan siswa lain juga makan abon hanya saja mereka tidak mengalami keracunan.
Masih kata dia, saat dibawa ke RS pukul 13.00 WIB, kondisi tubuh korban lemah dan langsung diberikan obat analgetik dan anti muntah. Kondisinya sudah baik semua korban ini sudah diizinkan pulang ke rumah masing-masing. Tapi jika masih mengalami pusing atau mual segera dibawa ke rumah sakit.
Nina orang tua Cindy mengaku, kabar anaknya keracunan diberitahukan pihak sekolah dan ia langsung ke rumah sakit.” Anak saya sudah baikan dan bisa pulang,”ucapnya.(Romi)
