Ekonomi & Bisnis

Toko Tani Indonesia Jual Beras Premium Lebih Murah

171

PALEMBANG I Kementerian Pertanian RI  terus menekan tingginya harga beras di pasar, upaya yang dilakukan dengan mengandeng Toko Tani Indonesia (TTI) yang tersebar di 10 pasar tradisional di Kota Palembang, Keberadaan TTI ini diklaim dapat membantu menjaga stabilitas harga beras yang ada di pasaran. TII menjual beras lebih murah jenis premium dengan harga Rp 7.500 per kilogram.

Terjangkaunya harga beras di TTI ini akibat langsungnya petani melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menjual beras hasil produksinya ke pasaran. Biasanya, petani harus menjual beras produksinya lebih dulu ke pihak swasta atau tengkulak, yang menjadi penyebab tingginya harga beras di pasaran. Keberadaan TTI yang di Indonesia mulai dibuka di sembilan provinsi termasuk Sumsel ini. diharapkan dapat memutus mata rantai tengkulak beras yang kerap meresahkan petani.

Anggota Gapoktan dari OKI, Alkohar menuturkan keberadaan TTI bukan hanya membantu pemerintah dan masyarakat karena terjangkaunya harga.

Bagi Gapoktan, TTI membantu mereka dalam peningkatan kualitas beras yang beredar di pasaran.”Jika langsung ke pasaran, artinya kami tidak perlu menumpuk beras atau menunggu tengkulak membeli beras. Kami dapat langsung menyalurkannya ke pasaran sesuai permintaan, sehingga beras yang dijual kualitasnya masih baik,”kata Alkohar usai ditemui dalam launching Toko Tani Indonesia (TTI) di Pasar Gubah Palembang, Senin (28/3).

Melalui TTI ini, beras secara langsung dijual ke pasaran yang dikoordinir oleh Gapoktan di tiap sentra penghasil beras.

Sekda Provinsi Sumsel, Mukti Sulaiman menuturkan, dengan adanya TTI ini, Gapoktan tak perlu lagi menjual berasnya ke pihak swasta atau tengkulak.  Ini adalah upaya pemerintah dalam menstabilkan harga beras yang sangat memberatkan.

“Ini juga akan membantu petani kita dalam usaha efisiensi penyaluran beras. Dengan berkurangnya alur distribusi dari petani, jelas biaya operasionalnya berkurang, yang berdampak pada murahnya harga beras di pasaran,”ujarnya.

Ia berharap, seluruh wilayah di Sumsel juga dapat mengembangkan TTI ini, karena saat ini keberadaannya sementara baru dilaunching di Palembang.

Di Palembang, TTI telah dibuka di 10 pasar tradisional, yakni Pasar Gubah, Pasar Palimo, Pasar Cinde, Pasar Sekip Ujung, Pasar Bukit Kecil, Pasar Kebun Semai, Pasar Tangga Buntung, Pasar Soak Bato, Pasar Lemabang, dan Padang Selaso.

Untuk sementara, beras premium ini dijual dalam dua jenis kemasan dengan ukuran berbeda, yakni kemasan 2 kg dengan harga Rp 15 ribu dan kemasan 5 kg dengan harga Rp 37.500. (Supardi)

Exit mobile version