Musi Banyuasin

Tekan Kematin Bayi, Pemerintah Bangun RTK

293
×

Tekan Kematin Bayi, Pemerintah Bangun RTK

Sebarkan artikel ini
1
pemkab muba pemkab muba

Tekan Kematin Bayi, Pemerintah Bangun RTK EMPAT LAWANG I Untuk menekan tingginya kematian persalinan ibu dan bayi di Kabupaten Empatlawang, Dinas Kesehatan Empatlawang sejak bulan Mei lalu telah menyediakan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) bagi ibu-ibu hamil yang rentan dan berisiko saat persalinan. Saat ini di Empatlawang baru terdapat satu RTK letaknya di Kecamatan Tebingtinggi.

Kepala Dinkes Empat Lawang, M Taufik, melalui Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes), dr Nurul Aliya, mengatakan, fungsi RTK ini sebagai rumah menunggu sebelum melahirkan serta mendekatkan akses ke RSUD, ibu hamil bisa datang sekitar dua hari sebelum melahirkan ke RTL. Penduduk di Kabupaten Empatlawang saat ini masih banyak yang tinggal di talang dan perkebunan yang akses dari pemukiman ke pusat kesehatan cukup jauh.

“Ya memang kematian ibu dan bayi di Kabupaten Empatlawang masih tinggi, adanya RTK ini sebagai upaya menekan hal ini, untuk itu perlunya disampaikan ke masyarakat melalui camat,” katanya, Jumat(3/6/2016).

Dikatakan Nurul, bagi ibu hamil bisa datang selama 2 hari sebelum melahirkan dan 3 hari setelah melahirkan atau setelah pulih yang semuanya dibiayai oleh pemerintah termasuk transportasi dari rumah menuju RTK dengan satu orang pendamping ibu hamil. Sejauh ini angka kematian ibu dan bayi di Empatlawang paling tinggi terjadi di wilayah Kecamatan Pasemahair Keruh.

“Pada tahun 2014 lalu Empatlawang termasuk salah satu kabupaten tertinggi di Sumsel angka kematian ibu dan bayi, selanjutnya di tahun 2015,kematian bayi sebanyak 41 orang, kematian Ibu 9 orang data ini masih cukup tinggi. Untuk ditahun 2016 hingga bulan Mei kematian bayi sebanyak 18, kematian ibu 1 orang,” pungkasnya (Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *