Berita Daerah

Tarif Pulsa Ponsel Pengaruhi Inflasi di Linggau

210
inflasi

LUBUKLINGGAU I Tarif pulsa ponsel menjadi salah satu faktor terjadinya inflasi di Kota Lubuklinggau pada bulan April 2017. Kebutuhan akan pulsa ponsel di masyarakat, sepertinya membuat pengaruh besar terhadap kenaikan indeks harga di Kota Lubuklinggau, bahkan angka ini pun tercatat lebih besar bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2016.

“Tak hanya tarif pulsa ponsel, tarif listrik golongan 900 VA, termasuk produk-produk seperti rokok, dencis, mie kering instan, lalu komoditas seperti bawang putih dan tomat sayur juga mempengaruhi inflasi,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lubuklinggau, Aldianda Maisal, Rabu (3/5).

Ia menyampaikan, inflasi pada bulan April 2017 naik mencapai 0,20 persen. Angka itu, jauh lebih besar dibandingkan April 2016 yang hanya 0,12 persen.

“Kalau deflasi atau penurunan harga, juga terjadi di Kota Lubuklinggau, beberapa dipengaruhi oleh penurunan harga beberapa kelompok makanan sebesar -1,44 persen, lalu kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga yang masing-masing terjadi penurunan sebesar -0,10 persen,” jelasnya.

Ia menjelaskan, untuk dekomposisi andil inflasi menurut kelompok komponen di Kota Lubuklinggau pada bulan April 2017, diantaranya sejumlah produk yang harganya diatur pemerintah dan harga inti sejumlah barang.

“Rinciannya, harga komoditi barang yang inti angka inflasinya mencapai 0,0290 persen, lalu barang yang harganya diatur pemerintah inflasinya mencapai 0,5901 persen dan beberapa komoditi yang harganya bergejolak dan tercatat inflasinya terjadi mencapai 0,4171 persen,” ungkapnya.(Mulyadi)

Exit mobile version