“Ibu-ibu jangan melupakan perintah yang lebih tinggi yakni perintah agama, yang tertuang dalam alquran yakni perintah suami. Jangan sampai kegiatan PKK yang menggebu-gebu, suami dilalaikan,” ujar Syahril dalam kegiatan bulan bakti gotong royong masyarakat (BBRGM) dan peringatan hari kesatun gerak (HKG) PKK ke 44 tingkat Kabupaten Empat Lawang tahun 2016, (2/6).
Syahril menegaskan, kejadian ini bukanlah sekedar omongan kosong saja. Tapi memang benar terjadi. Bahkan laporan dari para suami dari ibu-ibu PKK pun telah sampai ke kupingnya. Makanya, dalam kesempatan ini Syahril langsung menyampaikan, agar ibu-ibu PKK tidak melalaikan hal tersebut.
“Saya sudah banyak dengar bisikan bapak-bapak. Bahkan banyak yang terpaksa makan di luar, gara-gara istrinya sibuk ikut kegiatan PKK. Nah yang seperti ini yang tidak benar. Kewajiban menjadi seorang istri harus dikedepankan,” tegasnya.
Sementara itu, dalam kegiatan tersebut tampak Syahril geram dengan Camat yang tidak hadir dalam kegiatan PKK ini. Dengan tidak hadir camat tersebut, secara otomatis ibu-ibu PKK dari kecamatan yang bersangkutan juga tidak hadir.
“Tolong inspektorat, camat ulu musi dan camat muara pinang yang tidak hadir di panggil. Karena membangun Empat lawang ini kewajiban kita bersama. Kalau kegiatan seperti ini saja, ada camat tidak hadir, ini luar biasa,” tutur Syahril lantang. (rd)
