Musi Banyuasin

Sopir Asal Jambi yang Dirawat di RSUD Sungai Lilin Dinyatakan Postif Covid 19

622
IMG-20200426-WA0045

SUNGAI LILIN | Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengkonfirmasi PDP 25 berstatus positif Covid-19 atau virus corona. 

Ini diketahui setelah dilakukan pemeriksaan  laboratorium di BBLK Palembang dan dinyatakan Pos SARS CoV 2 pada 25 April 2020.

Diketahui, PDP 25 berstatus positif Covid-19 ini merupakan warga Jambi yang bekerja sebagai sopir angkut bahan pokok yang hendak melanjutkan perjalanan ke Bandung dan mengalami sakit saat  sedang melintas di Sungai Lilin Muba. 

“Sebelumnya PDP 25 ini mengeluh sesak nafas dan menggigil mendapatkan penanganan dari Puskesmas Tanjung Karang pada 16 April lalu dan setelah itu mendapatkan perawatan di RSUD Sungai Lilin, hasil rapid test awal dinyatakan negatif. Kemudian hasil swab 24-25 April dinyatakan positif,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Muba, Seftiani Peratita SS, M.Kes. 

Diceritakan, PDP 25 ini mengalami sesak nafas dan demam yang tak kunjung turun. “Oleh sebab itu pada saat diindikasi Covid-19 PDP ini langsung dirujuk ke RSUD Sungai Lilin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan kita juga sudah berkoordinasi dengan tim untuk menelusuri riwayat perjalanan PDP 25 tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan, pihaknya bersama Forkopimda serta Gugus Tugas Covid-19 akan terus memperketat pintu perbatasan Muba. 

“Pintu masuk perbatasan Muba akan terus diperketat, mengingat kasus bertambah satu PDP tersebut bukan warga Muba, namun secara Kemanusiaan wajib hukumnya untuk kita layani sesuai dengan Protokol Kesehatan dan dan PDP 25 wajib dan tetap harus mendapatkan penanganan layanan  di Muba walau PDP ini bukan warga muba tetapi melintas di Muba karena Profesinya sebagai Sopir Angkutan Bahan Pokok,”ungkapnya. 

Dodi mengingatkan agar warga Muba khususnya untuk selalu safety dan mengenakan masker saat berada di luar rumah. “Kurangi aktifitas di luar rumah, hindari kerumunan. Jaga jarak minimal 2 meter Kalau mendesak untuk keluar rumah harus memakai masker, mari kita putus mata rantai penularan Covid-19 ini,” ucapnya. 

Ia juga telah memastikan bahwa menelusuri riwayat perjalanan PDP 25 tersebut ketika masuk wilayah Muba. 

“Dan tim Kita telah telusuri dimana saja PDP ini singgah dan berinteraksi ketika masuk wilayah Muba dan Tim Dinkes kita telah mentracking semua dan juga berkoordinasi dengan dinkes Jambi asal warga dimaksud untuk mentracking riwayat perjalanan driver selama di jambi untuk meminimalisir penyebaran covid 19,” tandasnya.(endang)

Exit mobile version