
KAYUAGUNG I Puluhan personil gabungan dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Ogan Komering Ilir (OKI), Satuan reserse Narkoba Polres OKI, satuan Shabara dan Sat Pol PP OKI melakukan razia mendadak di lapas kelas IIIa Kayuagung Selasa (19/4/2016) pagi.
Dalam razia tersebut petugas tidak menemukan barang bukti narkoba ataupun perlengkapan untuk mengkonsumsi Narkoba. Meskipun tidak ada barang bukti yang disita, razia ini tentunya menjadi atensi bagi mereka untuk tidak mengkonsumsi atau berbisnis narkoba di dalam lingkungan Lapas.
Razia ini dipimpin langsung Kepala BNK OKI H Amad dan Kasubag binops Polres OKI Erdhihamtazi, didampingi Kepala Lapas Kelas IIIa Kayuagung Mujiarto. Kedatangan petugas yang mendadak itu sempat membuat seluruh Narapidana dan tahanan kaget.
Kepala BNK OKI H Amad, mengatakan operasi hari ini merupakan operasi bersih narkoba, hal ini untuk mencegah peredaran Narkoba yang selama ini sering terjadi di sejumlah Lapas di daerah lain. Apalagi jumlah Narapidana dan tahanan kasus Narkoba di Lapas Kayuagung terbilang banyak.
“Tapi hasilnya nihil. Artinya, untuk sementara ini tidak terjadi peredaran Narkoba di Lapas Kayuagung ini. Semoga ke depan, hasilnya akan tetap seperti ini. Ini tentunya mendukung tekad Pemkab OKI agar peredaran Narkoba di Kabupaten OKI bisa berkurang,”katanya.
Menurut dia, meskipun tidak menemukan barang bukti Narkoba, namun pihaknya tetap menemukan beberapa benda berbahaya seperti paku dan silet yang ada di dalam blok tahanan.
“Untuk sementara ini, razia hanya untuk memeriksa kemungkinan adanya Narkoba di dalam Lapas, ke depan bisa saja akan dilakukan tes urine jika memang dibutuhkan,”sambungnya.
Kasubag binops Polres OKI Erdhihamtazi, mengatakan bahwa personil yang dikerahkan dalam operasi bersih narkoba kali ini sebanyak 70 personil, dari Kepolisian, BNK dan pol PP.”Razia seperti ini akan dilakukan secara rutin dan tidak terjadwal, bukan hanya dilakukan selama operasi bersih nerkoba saja, tetapi selanjutnya akan terus dilakukan, untuk mencegah peredaran narkoba di dalam Lembaga pemasyarakatan,” katanya.
Kepala Lapas Kayuagung Mujiarto, menambahkan, pihaknya mengapresiasi adanya razia tersebut. “Dengan adanya razia seperti ini secara rutin tentu, peredaran narkoba di dalam Lapas tidak akan terjadi, kita juga melakukan pemeriksaan secara ketat terhadap pengunjung jangan sampai ada narkoba masuk kedalam,” tegasnya seraya berkata lapas kayuagung dihuni sebanyak 445 narapidana dan tahanan. (Romi Maradona)













