Walaupun bertajuk fun run dan sport touricsm, namun antusias peserta cukup tinggi. Terbukti yang ikut dalam ajang ini bukan hanya atlet, namun juga dari pelajar dan umum baik dari OKI maupun luar Sumatera.
Untuk kategori putra, Rian alumni FKIP Penjaskes Unsri angkatan 2008 ini jauh menggungguli pesaingnya. Begitupun pelari putri, Indri –sapaan akrabnya walaupun bukan atlet namun mampu meninggalkan pelari muda dibelakangnya.
“Informasi yang saya dapat dari Palembang runers kalau ada event fun run di OKI jadi saya ikut. Selain ingin mencicipi makanan khasnya seperti pindang juga untuk melihat objek wisata kota ini,” ungkap Rian, dibincangi di garis finis.
Sementara Indri, mengaku sangat menggemari lari. Walaupun belum pernah mengikuti ajang lomba lari, namun keinginannya untuk berlari telah lama terpendam. “Saya PNS di OKI, pengen ikut lomba lari tapi tidak sempat. Kebetulan ada event fun run di OKI jadi saya langsung ikut. Karena sejak sekolah saya sering juara tingkat sekolah dan RT,” ungkapnya sumringah.
Dalam ajang tersebut juara pertama hingga ketiga mendapatkan uang tunai dan medali. Serta medali untuk 200 pelari pertama yang memasuki garis finish.
Para pelari dilepas oleh Ketua PKK OKI, HJ Lindasari Iskandar SE dan dibuka oleh Sekda OKI Husin Spd MM. Sementara pembagian hadiah untuk kategori putra diberikan oleh Sekda dan kategori putri hadiah diserahkan oleh Hj Lindasari Iskandar SE.
Bupati OKI Iskandar SE melalui Sekda OKI Husin SPd MM dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ajang ini selain mengenalkan salah satu aset budaya OKI, juga diharapkan menjadi event tahunan.
Begitupun yang disampaikan oleh Camat Kota Kayuagung Dedi Kurniawan SSTP bahwa dalam event ini setidaknya bisa mendonasikan pelestarian berupa pengecatan rumah- rumah di kawasan kota lama yang ada di kelurahan Mangun Jaya OKI.
Pantauan di lapangan, ratusan pelari sudah antusias agar mendapatan juara pertama. Medan yang berkelok menjadi tantangan tersendiri bagi para pelari. Lantaran selain harus berlari cepat juga berkonsentrasi menjelajahi rute. Tak hanya itu, warga juga ramai menyambut para pelari di garis finis dan menyemangati mereka. Tak hanya itu, kesigapan dari Kepolisian resort OKI, yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas OKI AKP Polin Pakpahan dan Kadishubkominfo OKI Tohir Yanto, Kadispora OKI HM Dahlan, serta anggota Pol PP OKI.
Seperti disampaikan oleh Camat kota Kayuagung bahwa tujuan event ini, selain mengenalkan kawasan kota lama sebagai aset budaya OKI, juga diharapkan fun run dijadikan event tahunan. Event ini bahkan sudah dilirik oleh Palembang Runners dan Indo Runners. Di finish pelari disuguhi dengan warna warni rumah sepanjang Sungai Komering yang merupakan kawasan kota lama. “Kota Lama akan dicari wisatawan, khususnya untuk mencari spot fotografi. Sebagai warisan budaya, di Kota Lama masih ada rumah batu bercorak Eropa dan Cina, rumah pertama di Kayuagung yang didirikan tahun 1912,” terangnya.
Even ini terselenggara atas dukungan PT Sampoerna Agro, PT OKI Pulp and Paper Mils, Sinarmas Forestry, Bank BNI Cabang Kayuagung, XL Axiata, Wilmar Plantation, TL Celular, Komunitas Kayuagung Runers, Komunitas Skateboard Kayuagung, serta Karang taruna, dan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dispora, dan lainnya.
Sementara itu, sekretaris panitia pelaksana Adi Yanto, S. Pd cukup bangga karena even ini dilaksanakan tanpa menggunakan dana APBD, murni sumbangsih pihak ketiga dan dukungan berbagai komunitas anak muda di Kota Kayuagung.
“Kita bersyukur atas dukungan penuh semua pihak khususnya kepada Bapak Bupati OKI, H. Iskandar, SE, pemerintah daerah, para sponsor dan rekan-rekan komunitas anak muda di Kayuagung,” pungkasnya. (Romi)













