Palembang

Puskesmas dan Posyandu di Palembang Bebas Vaksin Palsu

197
vaksin
Ilustrasi

PALEMBANG I Terungkapnya kasus peredaran vaksin palsu ditengah masyarakat, membuat masyarakat gerah dan cemas karena khawatir sudah mengkonsumsi palsu namun Dinas Kesehatan ota Palembang mengklaim bahwa seluruh Puskesmas dan Posyandu di Palembang aman dari peredaran vaksin palsu.

Kepala Dinkes Kota Palembang, dr. Anton Suwindro menyatakan bahwa vaksin di Posyandu dipastikan aman karena Dinkes  mendapatkannya langsung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pusat.Tidak hanya itu, iapun menuturkan jika untuk Rumah Sakit yang ada di Palembang, juga mendapatkan stok vaksin dari Dinkes Palembang.

“Selama ini  RS di Palembang mengambil stok di Dinkes, semuanya pasti asli. Karena yan rawan itu RS Swasta, yang terkadang mengambil obat

dari distributor dan pemasok lain diluar Dinkes,”kata Anton, Selasa (28/6).

Anton memastikan jika belum ditemukan vaksin palsu di Palembang. Apalagi RS Swasta yag rawan, di bekerjasama dengan Dinkes Palembang untuk mendapatkan vaksin.Di Palembang sendiri belum ada distributor langsung. Jadi RS swasta mendapatkan vaksin di Dinkes.

Ia mengatakan, untuk vaksin sendiri biasanya didapatkan stok pertahun. Namun, pihaknya sendiri mengirimkan vaksin ke Puskesmas biasanya setiap tiga bulan sekali.”Kami tidak sembarang memberikan vaksin, karena pemberian vaksin berdasarkan pendataan pihaknya sesuai dengan jumlah balita dan bayi yang ada,”ujar dia.

Setiap bulan lanjutnya, jumlah vaksin yang disebar dari Kemenkes terdiri dari 1500 vaksin BCG, 3500 vaksin Polio, 2500 campak, 500 TD dan 4000 untuk vaksin HB O,”Jumlah vaksin ini biasanya berubah berdasarkan jumlah bayi dan balita yang terdata,”pungkasnya. (Supardi)

Exit mobile version