Berita Daerah

Puluhan Akdemisi FISIP UIN Raden Fatah Dilatih Mengecek Fakta

527
×

Puluhan Akdemisi FISIP UIN Raden Fatah Dilatih Mengecek Fakta

Sebarkan artikel ini
Akademisi dari FISIP UIN Raden Fatah Palembang mengikuti pelatihan Literasi Digital
pemkab muba pemkab muba

Beritamusi.co.id – Sebanyak 20 akademisi dari FISIP UIN Raden Fatah Palembang ikuti pelatihan Literasi Digital untuk akademisi dan tenaga pendidik di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Raden Fatah Palembang di gedung Rafah Tower lantai 4, Rabu (14/09/2022).

Para peserta akan dilatih dan diberikan pemahaman terkait mis-disinformasi, jurnalisme digital, verifikasi informasi digital, dan tools keamanan digital.

Nila Ertina sebagai Trainer bersertifikasi Google News Initiative dan juga sebagai MPO AJI Palembang mengatakan, AJI menilai jurnalis tidak akan mampu memverifikasi semua informasi di era disrupsi digital. Butuh kolaborasi untuk menjernihkan informasi, termasuk dengan akademisi.

“Pelatihan selama dua hari ini diharapkan dapat memberikan dan meningkatkan pemahaman para peserta terkait, mis-disinformasi, jurnalisme digital, verifikasi informasi digital, dan tools keamanan digital,” ujar Nila usai memberikan pelatihan Literasi Digital di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Raden Fatah Palembang.

Menurutnya, Literasi digital pengecekan fakta merupakan salah satu upaya dan cara untuk memerangi hoaks. Pasalnya, literasi digital membantu untuk berpikir kritis dan cakap dalam menggunakan media sosial.

Senada dengan itu, Yulion Zalpan yang juga merupakan Trainer bersertifikasi Google News Initiative sekaligus Co-Founder beritamusi.co.id menuturkan, para akademisi adalah tenaga yang sangat strategis menebarkan fakta. Dengan pelatihan ini, kita bisa mencegah adanya peretas di handphone kita atau media sosial kita.

“Sisi praktisnya untuk meningkatkan kemampuan para akademisi,” tutur dia yang juga dosen FISIP  UIN Raden Fatah.

Sementara itu, Ainur Ropik Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dalam sambutannya sangat mendukung pelaksanaan pelatihan literasi digital.

“Tenaga pendidik dan kependidikan di Fisip harus melek literasi di era digital, sehingga lebih adaptif dan bijak dalam menggunakan tekhnologi digital,”ujarnya. (Ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *