Beragam atribut dipasang baik berupa spanduk, baliho, maupun bendera dipusatkan di tiga wilayah yaitu, Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, dan Kabupaten Muratara.
Sekretaris Presidium, Prasetyo Nugraha yang tampak sibuk pada persiapan pemasangan atribut tersebut menuturkan bahwa pemasangan atribut ini dimaksudkan sebagai agenda presidium untuk menambah gebyar dan semangat juang pemekaran.
“Agenda yang disusun sebagai langkah awal di tahun 2017 dan agenda lainnya yang paling mendesak adalah pertemua di Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Lahat pada awal bulan kedepan,” jelasnya.
Prasetyo menambahkan, bahwa pemasangan atribut ini diharapkan dapat mengeser isu-isu makar yang beberapa dekade ini menghiasi layar kaca. Ia juga berpendapat, ketimbang pemerintah pusat sibuk mengurusi isu makar yang masih debatebel dan tidak jelas asal muasalnya lebih baik pemerintah mengurusi pemekaran daerah.
Dalam pandangan Sekretaris Presidium tersebut, bahwa sesungguhnya isu pokok Negara Indonesia adalah Pertama, ketimpangan karena tidak ada pemerataan dalam pembangunan. Kedua, kemiskinan karena ketidakadilan dalam distribusi kesejahteraan. Ketiga, kebodohan karena akses pendidikan yang mahal dan Keempat adalah kesenjangan sosial disebabkan jurang pemisah yang begitu lebar antara kehidupan di kota dan di daerah. “Maka dari itu pemekaran daerah adalah the genuine issue untuk mengentaskan masalah bangsa dan Negara Indonesia,” bebebernya.
Ketua Presidium Sumsel Barat, Wahisun Wais Wahid menuturkan bahwa pihaknya selaku refresentasi masyarakat di wilayah barat Provinsi Sumatera Selatan, fokus dan berkomitmen untuk melakukan pemekaran dan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Persiapan provinsi Sumsel Barat.
“Karena manfaat pemekaran begitu besar dapat dirasakan bagi pertumbuhan, pemerataan dan percepatan pembangunan daerah-daerah baik yang tergabung dalam Sumsel Barat ataupun daerah-daerah yang masih berada dalam provinsi induk,” terangnya.
Menurutnya, pihaknya telah membuat program kerja tahun 2017 dan tiap caturwulannya akan dievaluasi.
“Presidium menargetkan bahwa Sumsel Barat ditahun 2017 ini telah terdaftar sebagai DOB Persiapan Provinsi Sumsel Barat,” tegasnyannya.
Adapun daerah-daerah yang tergabung dalam Sumsel Barat untuk melakukan pemekaran dari Provinsi Sumatera Selatan adalah terdiri dari enam Kabupaten dan Kota ; Lahat, Musi Rawas, Lubuklinggau, Pagar Alam, Empat Lawang, dan Muratara. (Mulyadi)
