Prasetyo Nugraha,S.Th.I, mengatakan, bahwa memang benar kalau dirinya berstatus sebagai PNS kementerian agama Rejanglebong Bengkulu. Akan tetapi, dirinya sudah mendapatkan izin dari tempatnya bekerja untuk mengikuti seleksi calon anggota Panwaslu. “Memang benar saya adalah PNS. Namun, menjadi Anggota Panwas tidak ada larangan bagi PNS/ASN untuklu Kota Lubuklinggau apalagi izin atasan saya sudah ada,”kata Sekretaris Presedium Sumsel Barat tersebut.
Menurutnya, untuk cuti diluar tanggungan Negara pasti akan diurus kalau seandainya dirinya dinyatakan lulus sebagai komisioner Panwaslu. “Kalau memang saya sudah diumumkan masuk dalam 3 besar komisioner yang lulus baru cutidiluar tanggungan Negara akan kita urus, dan saya rasa semua PNS yang ikut seleksi juga akan melakukan hal yang demikian, kita belum tahu apakah lulus atau tidak kok sudah minta izin cuti selama 5 tahun kan aneh, kecuali saya sudah dipastikan lulus baru cutinya akan diurus,”jelasnya.
Prasetio berharap, masyarakat yang sampai terprovokasi, apalagi masalah perengkingan dirinya atau penilaian selama tes bagus. “Saya sudah izin dengan pimpinan saya untuk ikut seleksi Panwaslu jadi saya rasa tidak ada masalah,”ungkapnya.
Prasetio meyakini aksi demo tersebut adalah salah satu upaya untuk menyingkirkan dirinya dari seleksi Panwaslu kota lubuk linggau. “Saya yakin ada yang sedang berupaya untuk menyingkirkan saya dari seleksi tersebut,”katanya.
Terkait isu PNS ini Prasetio mengutarakan bahwa ini sudah diklarifikasi pada saat tes wawancara dan waktu uji kelayakan pada Jumat lalu. “ Saya mohon doa agar seleksi ini berjalan lancar dan dlm penetapan anggota terpilih dapat berjalan obyektif,”cetusnya.(ril)