MUBA | Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1440 H / 2019 M Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar buka puasa bersama masyarakat di Masjid At-Taqwa Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu, Senin (20/5/2019).
Turut hadir Bupati Muba H Dodi Reza Alex, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekretaris Daerah Kab. Muba Drs H Apriyadi MSi, Staf ahli, para asisten beserta Kepala Perangkat Daerah dan istri serta Dihadiri Ketua dan Wakil Ketua TP PKK serta Ketua DWP Kabupaten Muba Hj.Thia Yufada
Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi mengatakan, pelaksanaan nuzulul quran Pemkab Muba ini tujuannya dalam rangka meningkatkan syiar islam sekaligus sebagai wadah Pemkab Muba dengan Masyarakatnya menyambung tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah bersama dengan jajaran OPD dan masyarakat Muba Secara Umum dan khususnya masyarakat di desa Lumpatan kecamatan Sekayu.
Pada kesempatan tersebut ada beberapa bantuan yang diberikan kepada masyarakat berupa Ambal sajadah untuk Masjid sebanyak 4 buah bantuan dari Pt Medco Energi. Bantuan Kitab Suci Al-Quran 2 buah dari PT.Sinar Mas, bantuan Sembako 5 paket dari PT Chonoco Philip selain itu tambahan bantuan sembako sebanyak 25 paket dari Bank Sumsel Babel untuk Kaum dhuafa, Kemudian bantuan dari Pemkab Musi Banyuasin Melalui Dinas Sosial sebagai berikut, kursi roda sebanyak 16 buah, tongkat ketiak 6 Buah bagi penyandang disabilitas, serta sembako sebanyak 38 paket bagi Lansia.
Dalam sambutan Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan untuk pertama kalinya peringatan nuzulul quran tidak dilaksanakan di Pendopo Griya Bumi Serasan Sekate seperti biasanya, sengaja digelar di Desa Khususnya di Masjid Desa Lumpatan, karena dengan tujuan menggerakan syiar agama islam untuk membangun umat diseluruh wilayah Kabupaten Muba.
“Selain itu kita memilih pelaksanan peringatan Nuzulul Quran di Desa Lumpatan karena sebagai desa yang punya peran penting dan desa Lumpatan lokasinya strategis dan sejak dahulu hingga sekarang masyarakatnya selalu setia dalam mendukung Program Program Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin dan Kami bangga atas itu,” ujar Bupati.
Dodi juga menyampaikan di bulan suci ramadhan ini agar dapat menjalin hubungan yang harmonis dengan sanak keluarga, dan dalam kesempatan yang baik ini dirinya menyampaikan bahwa Pemkab Muba punya Peraturan Daerah (Perda) pertama kali di Sumsel bahkan di Indonesia, guna membangun masyarakat madani berdasarkan ajaran Agama islam dalam bentuk Perda.
Dodi juga mengajak masyarakat untuk mendukung penerapan Perda tersebut, sehingga penyakit masyarakat ini dapat diminimalisir seperti judi, peredaran narkoba dan miras.
“Alhamdullilah berkat keseriusan kita semua dan Penegakan Perda kita Kompak Bersama Mulai dari Forkopimda sampai Forkopimcam di seluruh Kecamatan di Muba maka pesta malam hari yang bukan budaya kita itu dapat diminimalisir dan hampir tidak ada lagi saya dengar,” ucap Dodi.
Ditambahkan Dodi Reza Bahwa perda Larangan Pesta Malam hari Pemkab Muba bersama DPRD Muba telah mengesahkan Perda No 1 tahun 2019 tentang zakat yakni kewajiban membayar zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai ajaran Agama Islam.
Perda Zakat ini diatur untuk pengelolaan zakatnya melalui baznas Muba dan hasilnya diberikan kepada sesama umat muslim yang sangat membutuhkan antara lain Program bedah rumah bagi warga yang tidak mampu dan rumahnya tidak Layak huni, membantu penyandang disabilitas dan bantuan bagi yang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya diberikan bantuan sembako yang semuanya dapat diambil dari zakat yang telah dikumpulkan.
“Insyaallah beban masyarakat miskin kita dapat berkurang, karena seluruh masyarakat umat muslim yang Mampu di muba bersinergi bersama dan saling bertanggung jawab dan melakukan kewajiban zakatnya,”ujar Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh umat muslim di Muba, untuk mendukung program Muba gemar mengaji, karena kita yakin dalam menjalankan kehidupan sehari-hari yang tepat ialah berdasarkan isi al-quran. “Mari fahami arti dan makna al-quran dengan terjemahan yang ada sehingga kita semua dapat menjalankan peran masing-masing berdasarkan kitab suci al-quran, jadikan al-quran sebagai pedoman hidup, “imbuh Dodi.
Dipenghujung acara diisi ceramah agama, Adapun penceramahnya yaitu KH Saim Marhadan Ketua MUI Kota Palembang dengan isi ceramah yang disampaikan yaitu mengajak agar umat muslim gemar dalam Membaca al-quran, dan memahami dengan benar karena salah sedikit saja bisa salah pengertian.(Mirna)













