Bangka Belitung

Penambang di Perairan Laut Matras Sungailiat Tewas, Polisi Lakukan Proses Hukum

268

Baron Tewas Digilas Propeller KIP, Timah Setor ke CV ABP, Kapolres : Proses Sesuai Hukum

SUNGAILIAT – Kecelakaan tambang menelan korban jiwa terjadi di Perairan Laut Matras Sungailiat Kabupaten Bangka, Kamis (21/7/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Seorang penambang yang bertugas sebagai penyelam harus tewas digilas propeller (kipas) Kapal Isap Produksi (KIP). Adalah Baron, warga Pangkal Pinang yang ngontrak di kawasan Nanggung.

Informasi yang dihimpun seperti biasa Baron bersama teman-temannya berkerja di ponton milik Andi. Saat menyelam di sekitar wilayah kapal isap, tubuhnya terkena kipas KIP.

Teman-teman korban yang melihat kejadian di bawah laut ini berupaya melakukan penyelamatan. Namun nyawa korban tak bisa diselamatkan.

“Baron itu anak buah Andri. Timah setor ke CV. ABP milik bos Ataw. Dia saat kejadian lagi nyelam di sekitaran wilayah kerja kapal isap. Korban terkena propeller kip,” ujar salah seorang narasumber yang tak menyebut namanya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke darat dengan bantuan sejumlah aparat dari Polairud. Informasinya kasus ini ditangani langsung oleh Ditpolair Polda Babel. Sedangkan jenazah Baron dibawa ke rumah duka di Pangkalpinang.

Kapolres Bangka, AKBP Indra Kurniawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Insha Allah kita proses sesuai hukum yang berlaku mas,” jawab Kapolres melalui pesan WhatsApp, Kamis malam (21/7/2022).

Sementara itu, Ataw yang disebut pemilik CV ABP masih dalam upaya konfirmasi. Demikian juga Kasubdit Gakkum Polairud Polda Babel, AKBP Tony Sarjaka masih dalam upaya konfirmasi. (doni)

Exit mobile version