Apalagi keluarga Tarsa (80) istriya Dartem (70) termasuk golongan tak mampu. Untuk sedikit meringankan beban, dinas sosial pemerintah kabupaten Ogan Komering (OKI) memberikan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Diantaranya beras 5 karung dengan total 50 kg, sembako berupa mie instan 3 dus, paket minyak sayur, dencis, saus sambal kecap botol, dan roti kering. Lalu panci, dandang, selimut kid ware serta pakaian sekolah. “Untuk Kondisi Krisna saat ini baik,” ungkap Kepala Dinas Sosial OKI, Dwi Muzawal.
Lanjut dia, bantuan ini wujud perhatian pemda untuk tanggap darurat bencana dari stok bantuan logistik dinsos. “Bila kepala keluarga yang mengalami musibah dari kluarga miskin akan dibantu dengan santunan kematian setelah proses administrasi,” ungkapnya lagi.
Seperti diketahui sebelumnya, Sepasang suami istri (pasutri ) lanjut usia tewas terpanggang akibat peristiwa kebakaran di rumahnya Desa Belanti Dusun II, RT 6, Kecamatan SP Padang, OKI, sekitar pukul 14.30 WIB, Senin (16/4).Pasutri itu Tarsa (80) dan Dartem.
Sementara cucunya bernama Krisna (12) behasil selamat dari kobaran api setelah melompat dari atas rumah gubuk ke areal persawahan. Informasi yang dihimpun, bahwa lokasi rumah pasutri berjarak sekitar 200 meter dari lokasi pemukiman. Diduga sumber api berasal dari tungku api dapur rumah korban. Tiba- tiba api langsung membesar dan dengan cepat membakar rumah kayu tersebut. (Romi)
