Dengan hasil ini, Pembalap HART berhasil naik podium diseluruh kelas yang diikutinya.
Direktur HART, War Asrarudin SE mengakui kurang optimalnya pembalap Becky NR di Sirkuit Manggul Lahat, disebabkan semua motor yang dikendarai Becky-NR merupakan motor cadangan, sedangkan motor utama untuk Kejurnas sedang dalam perbaiki.
“Kita sedang persiapan kejurnas, makanya kita pakai motor cadangan. Motor utama masih di repair jelang kejurnas” jelas War.
Diakuinya, meskipun hampir semua pembalap di Open Championship Cendrawasih Bungsu Road To Profesional Racers, menggunakan motor dengan kualitas Kejurnas. Namun, pihaknya tetap bangga atas crew HART dan pembalap nasional Becky-NR tetap membawa tropi, 2 dan 3 dengan motor cadangan itu.
“Kurang optimal di Open Championship Cendrawasih Bungsu Road To Profesional Racers, Team menggunakan motor cadangan. Namun, kita tetap bangga walaupun motor cadangan HART unggul 4 piala di runner up,” ujar War.
Dikesempatan yang bersamaan, ttanggal 21 dan 22 Mei, tim HART juga mengikuti Kejuaraan Nasional juga menurunkan pembalap dalam ajang (Kejurnas) Swallow Grasstrack GM VMX Viar Region 1 Sumatera Putaran IV Jambi, di Sirkuit NP EX MTQ Muara Belian Batanghari, Jambi.
Dalam event yang masuk agenda nasional teraebut HART berjaya dikelas yunior. Nyaris memborong seluruh piala yang disediakan dinkelas yunior.
Dalam Kejuaraan Nasional Grasstrack itu, Dewa Bu’ek dengan nomor punggung 25 ini mengungguli pembalap asal Jambi, Bangka Belitung dan lainnya.(adv)
