Lahat

Pelaku Penujahan Sopir Pickup Dilimpahkan ke Kejari Lahat

95
×

Pelaku Penujahan Sopir Pickup Dilimpahkan ke Kejari Lahat

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

Lahat – Masih ingat dengan kejadian pembacokan sopir Pickup Mega Carry warna hitam dengan Nopol BD 9024 YB, yang tewas di tempat di sebuah warung makan di Kelurahan Lebuay Bandung, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Jumat (30/5/2025) sekitar pukul 13.00 WIB lalu, pelakunya kini sudah diserahkan Polsek Merapi ke Kejaksaan Negeri Lahat.

Pelakunya ialah Manizar Malik (40), warga Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, yang merupakan rekan korban sendiri. Sedangkan korbannya ialah, Husen Apendi, warga Desa Ulak Kembahang, Kelurahan Ulak Kembahang Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumsel,

Kapolsek Merapi Polres Lahat, Iptu Chandra Kirana SH mengatakan, tersangka Manizar Malik pihaknya jerat pasal 338 KUHP atau Pasal 351 ayat 1 KUHP, pembunuhan yang dilakukan dengan sengaja tanpa rencana. Berkasnya perkaranya sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik Kejaksaan Negeri Lahat.

“Hari ini, tersangka beserta barang bukti sudah kita serahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lahat, berkasnya sudah P21,” ujar Chandra Kirana, Kamis (25/9/2025).

Chandra menerangkan, tersangka pihaknya amankan persis di hari kejadian di RS Rabain Kabupaten Muara Enim. Saat itu pihaknya dapati laporan ada pasien dengan kondisi luka berat yang disebabkan oleh senjata tajam.

“Setelah kejadian, tersangka langsung tertangkap. Tapi dalam kondisi butuh perawatan medis. Untuk selanjutnya tinggal proses persidangan,” terang Chandra.

Untuk diketahui, peristiwa berdarah ini terjadi bermula ketika kendaraan yang dikendarai keduanya tengah mogok. Keduanya diduga cekcok dan saling bersitegang. Dari rangkuman media ini, akibat cekcok tersebut awalnya korban Husen Apendi sempat berusaha menusuk tersangka Manizar Malik, hingga melukai bagian lehernya.

Merasa terancam, Manizar Malik berusaha merebut pisau milik Husen Apendi, namun Mala melukai tangan Manizar Malik. Kemudian Manizar Malik berhasil merebut pisau dari tangan korban dan langsung menusuk nusuk tubuh Husen Apendi. Setelah itu korban lari ke arah warung nasi Mbak Narti dan pelaku melarikan diri.

Luka tusuk di bagian dada depan sebelah kiri, luka tusuk di bagian samping dada sebelah kiri dan luka robek pada pergelangan tangan sebelah kiri, akhirnya buat Husen Apendi jadi tumbang dan kehilangan nyawa di tempat. Sfr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *