PALEMBANG I Setelah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Jumat (07/10) lalu, mengumumkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lolos verifikasi untuk memenuhi syarat badan hukum sesuai dengan UU No 12/2011 tentang Parpol, maka pengurus daerah langsung melakukan beberapa hal.
Ketua DPW PSI Sumsel Alvin Kennedy menjelaskan, sebelum menuju verifikasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tahun 2018 mendatang, pihaknya langsung melakukan konsolidasi memperkuat jaringan PSI dari tigkat DPC, DPD dan DPW yang targetkan tahun ini harus 100%. “Kami juga terus membangun komunikasi hingga DPC, meningkatkan pengurus wanita di DPW Sumsel,” jelasnya.
Kemudian, ungkap Alvin, karena sudah resmi berbadan hukum parpol, tentu PSI lebih aktif dan peduli terhadap politik maupun sosial di Sumsel. “Seperti ada kegiatan sosial dan lainnya akan lebih aktif. Kami juga sudah punya program tetap, yakni cafe solidaritas. PSI ini sedikit unik, karena tidak membuat acara formal atau hiburan, melainkan lebih kepada edukasi. Nanti pada tanggal 22 Oktober PSI akan mengundang 6 hingga 8 universitas, serta perwakilan dari DPP. Fokus setahun ini, itu dulu. Karena ini partai baru yang berisikan anak muda, tentu step by step,” ungkapnya.
Alvin melanjutkan, PSI sendiri sudah hadir dan berdiri di 34 provinsi, lebih dari 75% kabupaten/kota di setiap provinsi dan 50% kecamatan di setiap kabupaten/kota dengan persentase 57% laki-laki dan 43% perempuan di seluruh Indonesia. “Artinya keterwakilan perempuan di sini melebihi kuota minimal yang ditetapkan undang-undang yakni 30% perempuan. Hal ini sesuai dengan tujuan awal berdirinya PSI, yakni memberikan ruang bagi anak muda dan perempuan yang harus aktif dalam membangun bangsa,” tukasnya.
Terpisah, sebelumnya Ketua Umum PSI Grace Natalie menyatakan, rasa bangganya terhadap bro dan sist pengurus PSI ditingkat DPW, DPD dan DPC yang telah bahu membahu membangun partai dengan modal minim. Namun, dia berpesan untuk tidak berbesar kepala dulu. “Karena ini awal perjuangan kita, masih ada verifikasi KPU di tahun 2018 dan pertarungan sesungguhnya di 2019,” ujarnya. (sid)
