Politik

PAN OKI Gelar LKAD Perdana di Sumsel

165
PAN OKI Gelar LKAD Perdana di Sumsel
Jpeg

KAYUAGUNG I Untuk pertama kalinya di Provinsi Sumsel, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) OKI melangsungkan latihan kader amanat nasional dasar (LKAD) di ruang serbaguna Hotel Cipta Kota Kayuagung,Sabtu (3/12). Kegiatan LKAD yang digelar selama dua hari ini diharapkan dapat menelurkan kader-kader militan terhadap partai sekaligus mampu memperjuangkan kemaslahatan bagi masyarakat OKI.

Kegiatan LKAD ini diikuti 45 peserta dan dihadiri langsung Ketua DPD PAN OKI Rohmat Kurniawan, SE, Wakil Ketua Bidang Litbang DPW PAN Provinsi Sumsel sekaligus pemateri Abdul Aziz Kemis, Pengurus DPW PAN Sumsel Arhandi TB, Ketua KPUD OKI Dedi Irawan dan pengurus lainnya.

Wakil Ketua Bidang Litbang DPW PAN Provinsi Sumsel, Abdul Aziz Kemis menegaskan bahwa pelatihan kader ini adalah suatu jenjang pendidikan dalam internal PAN. Sebab dalam mengikuti partai bukan hanya semata-mata dapat menduduki kursi di legislatif atau menjadi bupati saja, tetapi juga untuk mencetak para kader yang benar-benar militan terhadap partai.

“Dalam partai PAN ada jenjang atau tingkatan pengkaderan, yaitu pelatihan kader dasar untuk tingkat kabupaten, lalu pelatihan kader madya di tingkat provinsi, serta pelatihan kader utama di tingkat pusat,” jelasnya.

Dia berharap pasca LKAD ini, para kader mampu mengaktualisasikan ilmu didapat ke tengah masyarakat. “Beban DPD PAN OKI ini semakin berat. Sebab, Ketua DPW PAN Sumsel H Iskandar, SE juga merupakan Bupati OKI. Tentu kerja keras semua kader sangat diharapkan. Makanya, dengan adanya kader militan diharap apa yang diinginkan partai dapat terealisasi maksimal,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPD PAN OKI Rohmat Kurniawan, SE menambahkan kegiatan pelatihan kader di OKI ini merupakan pertama kali dilaksanakan di Provinsi Sumsel. Untuk materi yang diberikan dalam pelatihan yakni sejarah, ideologi, platform dan AD/ART PAN, dasar-dasar ilmu politik, leadership dan team building. Bukan itu saja, dalam LKAD juga para kadet dibekali ilmu mengenai paket UU pemilu serta dasar-dasar pemasaran partai, teknik penjangkauan konstituen dan PAK (program aksi kader), hingga teknik persidangan dan sistem pemerintahan.

“Harapan kami dengan adanya pelatihan ini dapat menciptakan kader-kader yang militan sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat. Memang OKI menjadi pilot project dalam LKAD ini. Tapi, kabupaten dan kota lain juga demikian. Ini menjadi agenda politik nasional dan kami ditarget harus rampung menyelesaikan LKAD, papanisasi dan lainnya hingga 4 Desember ini,” beber Ketua Komisi I DPRD OKI ini. (Romi Maradona)

Exit mobile version